Munarman: Rekayasa Bom agar Dana Asing Mengucur

Jakarta (SI ONLINE)- Mantan Direktur Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Munarman, menengarai bahwa bom skala kecil yang meledak di Markas Jaringan Islam Liberal (JIL), Jl Utan Kayu Raya No. 68H, Jakarta Timur adalah permainan khas gaya intelijen Zionis.

Menurut Munarman bom rekayasa itu dilakukan agar dana operasional JIL yang selama ini sudah tersendat kembali mengucur deras. “JIL itu sudah hampir bubar karena kehabisan dana. Begitu juga Kantor Berita 68H adalah perusahaan rugi milik si Goen (Gunawan Mohammad, red)” katanya melalui pesan singkat, Selasa (15/3/2011)

Seperti diketahui seluruh pendanaan JIL selama ini berasal dari asing, khususnya Amerika, melalui The Asia Foundation, USAID dan  George Soros melalui Yayasan Tifa. “Biaya kuliah Ulil ke Amerika juga atas dana asing. Dana asing itu digunakan untuk subversive politik dan agama, artinya mereka telah meresahkan masyarakat.”, kata Direktur An Nashr Institute itu.

Rep: Shodiq Ramadhan

Sumber: suara-islam.com ,Tuesday, 15 March 2011 17:32

(nahimunkar.com)