Moslemtoday.com : Pangeran Arab Saudi, Khaled Al-Faisal, memanggil dunia arab dan umat Islam untuk bersatu. Pangeran Khaled memperingatkan dunia Islam untuk waspada akan kembalinya kolonialisme ke negara mereka menyusul pembantaian rezim Assad terhadap warganya di Aleppo. Pernyataan itu disampaikan dalam pidatonya di konferensi “15th Arab Thought Foundation” di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, demikian dikutip dari MEMO, Kamis, (15/12/2016).

”Saya tidak iri pada siapa pun yang berdiri untuk berbicara atas nama orang-orang Arab saat ini. Namun harus kita akui, kita telah melukai Islam dan mendistorsi citra Islam ketika kita saling menunjukkan egoisme,” ujar Pangeran Khaled.

”Maafkan saya jika keterusterangan saya memang menyakitkan, tapi luka-luka telah menikam, Bersatulah dunia Arab, bersatulah kaum muslimin, jangan biarkan kolonialisme untuk kembali,” tegas Pangeran Khaled.

Dalam pernyataan ini, Pangeran Khaled menghimbau sekaligus mengkritik keras sikap dunia Arab jika hanya diam atas kondisi yang tengah terjadi di Timur Tengah saat ini, khususnya konflik di Suriah dan penjajahan Israel di Palestina.

Seperti diketahui, konflik Suriah semakin memanas pasca dikuasainya Aleppo oleh Rezim Assad dan sekutunya. Rezim Assad telah menghancurkan infrastruktur dasar dan fasilitas utama, termasuk rumah sakit, sekolah, pengolahan air dan jaringan listrik di Aleppo, bahkan rezim menargetkan warga sipil dan melaksanakan eksekusi massal terhadap warga sipil, dan tidak memberikan kesempatan bagi mereka untuk meninggalkan kota.

Sementara itu, Israel telah menyetujui pembangunan 285 unit rumah baru untuk pemukiman orang Yahudi di kawasan pendudukan di Tepi Barat. Sekitar 570.000 orang Israel tinggal di sekitar 100 pemukiman yang dibangun Israel sejak pendudukan Tepi Barat dan Yerusalem Timur tahun 1967. Pemukiman ini dipandang ilegal di bawah aturan hukum internasional sekalipun Israel menentangnya. (DH)

Sumber : MEMO | Weblink : https://www.middleeastmonitor.com/20161212-saudi-prince-warns-muslims-against-return-of-colonialism/

Sumber: moslemtoday.com/December 15, 2016

(nahimunkar.com)