PBB: Zionis Israel Membantai 1.300 Anak-anak di Gaza Sejak Tahun 2000

zionis-israel-membatai-1300-anak01 zionis-israel-membatai-1300-anak02

Richard Falk adalah Pelapor Khusus PBB tentang situasi hak asasi manusia di wilayah Palestina.

Pelapor Khusus PBB tentang situasi hak asasi manusia di wilayah Palestina mengatakan Israel telah membunuh 1.300 anak-anak Palestina sejak tahun 2000.

Richard Falk mengumumkan hal tersebut selama konferensi pers di ibukota Yordania Amman Senin malam lalu, Palestina News Network melaporkan di situsnya.

Dalam laporan terbarunya, Falk mencatat bahwa pada tahun 2010, tembakan tentara Israel dan penembakan terhadap Jalur Gaza telah merenggut nyawa 17 anak-anak.

Israel sendiri belum menanggapi seruan ulang oleh Pelapor Khusus PBB untuk bisa mengakses ke wilayah Palestina yang diduduki.

Karena situasi keamanan yang berlaku di Gaza, Falk terpaksa membatalkan kunjungannya ke daerah kantong tersebut yang diblokade Israel – bagian dari mandat yang diberikan kepadanya oleh Dewan Hak Asasi Manusia PBB.

PBB mengatakan Falk akan mengunjungi Gaza pada akhir tahun ini.

Sejak pengangkatannya pada Mei 2008, Falk telah menghadapi hambatan oleh rezim Israel, yang menolak untuk bekerja sama dengan pelapor khusus PBB dalam misi khususnya.

Pada pertengahan Desember 2008, Falk ditolak masuk ke wilayah yang diduduki oleh Tel Aviv. Dia ditahan, diinterogasi dan kemudian dideportasi.

Langkah ini terjadi beberapa hari sebelum Tel Aviv melancarkan serangan mematikan terhadap jalur Gaza pada 27 Desember 2008 lalu. Serangan 22-hari Israel ke Gaza menewaskan lebih dari 1.400 orang, kebanyakan perempuan dan anak-anak, ribuan lainnya terluka, meratakan ratusan rumah penduduk dan kantor dan menghancurkan sebagian besar infrastruktur di wilayah miskin tersebut.(fq/prtv)

Eramuslim.com, Rabu, 04/05/2011 07:40 WIB

(nahimunkar.com)