Pembantaian Kaum Muslim Minoritas Rohingya di Myanmar

Dikala aturan Hak Asasi Manusia menjadi sebuah tameng untuk mendapatkan perlindungan, namun pembantaian dan penindasan terhadap kaum minoritas masih terus terjadi. Kasus pembantaian umat islam di Rohingya adalah salah satu contoh begitu menyakitkannya kaum minoritas hidup di tengah masyarakat yang membenci mereka. Padahal kaum Rohingya bukanlah pendatang baru melainkan kaum yang sudah lama ada dan bercengkrama dengan kemerdekaan Myanmar.

Ironisnya di tengah kasus pembantaian dan penderitaan kaum minoritas tersebut negara tetangga diam, hukum internasional tak berjalan dan kaum minoritas semakin banyak kehilangan nyawanya. Adapun tragedi pembantaian umat muslim Rohingya oleh umat budha di negara myanmar ini menjadi yang terparah dalam sejarah dunia di abad modern.

Umat muslim Rohingya yang menjadi minoritas mereka ditekan dan di usir dari tempat kelahirannya. Namun sayang ketika mereka dengan air mata meninggalkan tempat kelahirannya tidak ada tempat yang menerima. Bahkan negara tetangga pun enggan untuk menampung mereka yang menjadi korban penindasan.

Sejarah mencatat kehidupan muslim yang menyakitkan dan menjadi korban penindasan kaum budha yang menjadi mayoritas disana telah terjadi sejak abad ke-17. Banyak kaum muslim sejak itu di bunuh dan di bantai dengan sengaja. Selanjutnya saat Jepang menguasai Vietnam saat perang dunia II, setidaknya ada ribuan muslim Rohingnya yang dibantai habis-habisan lalu dibuang begitu saja.

Tragedi Pembantaian Kaum Minoritas Paling Mengerikan di Dunia

Sumber: clickberita.com/November 26, 2016

(nahimunkar.com)