Pengikut Millata Abraham Bersyahadat Kembali tapi …

pengikut-millata-ibrahim

Liputan6.com

Ratusan pengikut aliran Millata Abraham dari berbagai daerah di Provinsi Aceh, Jumat (22/4), dikabarkan kembali masuk ajaran Islam dalam upacara di Masjid Raya Baiturrahman.

Uniknya, pengucapan dua kalimat syahadat dikoordinasikan sendiri oleh Zainuddin, yang merupakan pemimpin ajaran itu.

Seorang pengikut Millata Abraham, UI (21 tahun), yang bergabung sejak awal 2010, ketika diwawancarai Atjehpost malah berkata: “Kenapa saya bilang saya tidak sesat, karena sesuai dengan akal saya, saya tidak pernah melakukan kesesatan sama sekali.”

Kejadian semacam ini (secara seremonial bertaubat bahkan bersyahadat kembali, tetapi dibalik itu berani mengatakan tidak pernah melakukan kesesatan sama sekali) kemungkinan sulit dicerna oleh masyarakat umum di Indonesia. Mungkin hal itu yang lebih faham maknanya adalah para pelakunya, orang-orang Aceh sendiri dan orang yang ahli tentang karakter Aceh.

Peristiwa pertaubatan dan syahadat kembali, serta kesaksian di antara pengikut Millata Abraham, berikut Inilah beritanya:

Ratusan Pengikut Aliran Millata Abraham Bertobat

Banda Aceh: Ratusan pengikut aliran Millata Abraham dari berbagai daerah di Provinsi Aceh, Jumat (22/4), kembali masuk ajaran Islam. Ikrar ini disaksikan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, Kapolda Aceh Irjen Polisi Iskandar Hasan, Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama TGK Muslim Ibrahim, dan ratusan warga Banda Aceh.

Para pengikut aliran yang dinyatakan sesat ini dilakukan di Masjid Raya Baiturrahman. Uniknya, pengucapan dua kalimat syahadat dikoordinasikan sendiri oleh Zainuddin, yang merupakan pemimpin ajaran itu. Dua pekan lalu, warga Desa Laweung, Kecamatan Muara Tiga, Kabupaten Pidie, ini ditangkap dan berjanji tidak akan berhubungan serta memfasilitasi aliran ini.

Menurut Kapolda Aceh Irjen Polisi Iskandar Hasan, proses hukum bagi penyebar aliran ini akan tetap berjalan. Selanjutnya, mereka dibawa ke Mapolresta Acehuntuk melengkapi berkas penyidikan. (APY/YUS)

Sumber: Liputan6.com, Fery Effendy, 22/04/2011 20:47

Apakah memang mereka bertobat?

Atjehpost memberitakan, sejak dikeluarkan fatwa sesat oleh Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Provinsi Aceh pertengahan Maret 2011 lalu, menyusul Peraturan Gubernur (Pergub) Aceh beberapa pekan setelahnya, para pengikut Millah Abraham mulai diburu.

Puncaknya adalah penangkapan Zainuddin, imam Millah Abraham, bersama dua rekannya Iqbal dan Buyung di Gampong Prada, Kamis 31 Maret 2011. Mereka ditahan di Polresta Banda Aceh, karena melanggar pasal 156 KUHP, mengenai penistaan agama, dengan tuntutan lima tahun penjara.

Tadi pagi, seratusan lebih pengikut Millata Abraham yang disebut sebagai aliran sesat, dikembalikan oleh para ulama ke ajaran islam yang benar. Kepada The Atjeh Post, salah seorang pengikut aliran itu, UI (21 tahun), yang bergabung sejak awal 2010, memberikan kesaksian.

Akhir dari wawancara sebagai berikut:

Ketika sudah seperti ini, anda didatangkan untuk diikrarkan kembali. Berarti secara tidak langsung anda mengakui ajaran ini melenceng?

Kalau bagi saya pribadi ini untuk pelurusan masalah sih. Saya datang ke sini bukan karena salah atau benar. Tapi, ulama punya otoritas dan mengatakan kami salah dan harus bertaubat, sesuai negara hukum, kita harus mengikuti hukum yang ada. Bagi saya, soal keyakinan adalah suatu hal yang abstrak yang tidak bisa diintervensi. Ini yang harus digarisbawahi. Untuk seorang yang bukan Islam sekalipun tidak bisa sama sekali memaksakan. Walaupun memaksakan secara fisik, aqaliyah yang tetap berpikir. Kenapa saya bilang saya tidak sesat, karena sesuai dengan akal saya, saya tidak pernah melakukan kesesatan sama sekali. Saya tetap mengucap dua kalimat syahadat, salat tetap lima waktu. Saya beribadah sesuai kapasitas saya. Bagaimana orang mengatakan saya sesat.

(www.atjehpost.com, Inilah Kesaksian Pengikut Millata Abraham,

FRIDAY, 22 APRIL 2011 16:22, WRITTEN BY HAMZAH HASBALLAH)

(nahimunkar.com)