Presiden Jokowi membuka Tanwir Muhammadiyah di Ambon (IST)


Saat ini beredar kabar aparat kepolisian akan menangkap penyebar video yang isinya Presiden Jokowi salah ucap La Hawla Wala Quwwata Illa Billah

Pihak kepolisian akan terus memantau orang yang pertama kali menyebarkan pidato pembukaan Presiden Jokowi di Tanwir Muhammadiyah di Ambon beberapa waktu lalu.

“Kita akan menyelidiki dan orang yang pertama kali menyebarkan video tersebut, dan ada yang diedit,” kata sumber kepolisian yang tidak mau disebutkan namanya.

Pembukaan pidato itu menuai sorotan karena jika didengar seksama, pelafalan la kalawakalakata ila bililah terdengar asing.

Mungkin yang dimaksud adalah ucap La Hawla Wala Quwwata Illa Billah, yang memiliki arti ‘tiada daya dan tiada kekuatan melainkan dengan pertolongan Allah’.

Sumber: suaranasional.com

(nahimunkar.com)