Pungutan Siswa Baru Haram Hukumnya

Jumat, 4 Juni 2010 – 5:20 WIB

JAKARTA (Pos Kota) – Orangtua siswa diimbau untuk tidak memenuhi permintaan sekolah untuk melakukan pembayaran apapun sebelum kegiatan belajar mengejar (KBM) berlangsung. Sanksi tegas siap dilayangkan bagi oknum pendidik yang nekat memungut uang dari orang tua siswa saat masih proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

Ketentuan berlaku bukan hanya bagi sekolah regular, namun juga sekolah berstatus Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (RSBI) dan Sekolah Berstandar Intrenasional (SBI). Taufik Yudhi Mulyanto, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) DKI, mengaku dirinya tidak menampik jika masih ada upaya oknum sekolah untuk mengambil keuntungan dari calon orang tua saat proses

PPDB. Untuk itu Taufik menyerukan kepada orang tua siswa untuk tidak segan melaporkan kepihaknya. Terelbih saat ini Disdik DKI telah membuka pos pengaduan.

Sesuai ketentuan, pembicaraan mengenai pungutan berupa sumbangan baru dapat dilakukan setelah siswa yang bersangkutan menjalani KBM. “Jadi haram hukumnya saat PPDB membicarakan uang apalagi memungutnya,” tegas Taufik, Kamis (3/6).

Secara terpisah, Iman Satria, Anggota Komisi E DPRD DKI, menyatakan pungutan liar di masa PPDB merupakan masalah yang rutin tiap tahunnya terjadi. Untuk itu transparanasi anggaran harus diterapkan di setiap sekolah terutama di sekolah RSBI dan SBI yang memang memungkinkan untuk dilakukan pungutan sumbangan. “Harus ada terobosan dari Disdik untuk mengikis kecurigaan terkait masalah ini,” ujar politisi Partai Gerindra ini.

Di antaranya menghapus tahapan pada PPDB yang rentan akan praktik korupsi. Seperti wawancara antara pihak sekolah dengan orang tua murid dan proses lapor diri. “Pada tahap ini biasanya kerap terjadi permintaan bayaran dari orang tua. Terlebih siswa yang bersangkutan telah dinyatakan diterima di sekolah tersebut,” sambungnya.

Sementara dari agenda pendidikan yang dilansir Disdik DKI, PPDB tahap I untuk tingkat SD akan berlangsung pada 14-16 Juni 2010. Sedangkan untuk tahap II PPDB akan dibuka pada 21-22 Juni 2010. Kemudian sehari kemudian setiap calon siswa diharuskan untuk melakukan proses lapor diri. Sedangkan untuk KBM akan dimulai pada 12 Juli mendatang. Untuk tingkat SMP
sederajat, PPDB akan dibuka mulai 23-25 Juni dan SMA/SMK, mulai 1 sampai dengan 3 Juli.

Dijelaskan Taufik, setiap calon siswa yang akan melanjutkan jenjang pendidikannya diberi kesempatan menentukan pilihan. Untuk calon murid SD sebanyak 3 sekolah, dan SMP serta SMA/SMK sebanyak 5 sekolah.

(guruh/sir)

Sumber: poskota.co.id