Kesabaran umat islam terus di uji atas ketidak adilan huku yang terus menerus timpang, hampir keadilan tidak pernah didapatkan oleh umat tuduhan demi tuduhan yang keji terus digelontorkan yang disertai fitnah menyakitkan.

Apalagi baru-baru ini kita mendapati seorang wartwan media islam yang hanya meliput berita atas sebuah bar yang diduga sebagai tempat ajang maksiat, polisi atau polri segera saja membekuknya tanpa ada keadilan dan layaknya seorang teroris padahal ia tidak menyebar fitnah atau kebencian.

Tapi kita lihat seorang produser TV besar swasta yang telah mengumbar banyak kebencian, memfitnah ulama, mencaci maki ulama tapi apa yang dilakukan kepolisian. Tidak membekuknya sama sekali, tidak mengatakan bahwa dia penyebar kebencian dan fitnah.*/MediaIslam.Org – Sunday, 25 December 2016

***

Jurnalis Wanita Metro TV Ancam Bakar Markas FPI dan Buat Pernyataan Mesum

Posted on 6 Desember 2016 by nahimunkar.com

Jurnalis wanita Metro TV bernama Janes C Simangunsong mengancam membakar markas Front Pembela Islam (FPI) dan membuat pernyataan mesum.

Melalui akun Twitter Janes C Simangungsong @janes_cs mengajak untuk membakar markas FPI.

“Ni FPI perlu dikerasin juga. Bakar markasnya bisa kan. Gw bersedia jadi relawan. Tapi kita perlu keroyokan juga. Harus banyak biar pada ngaca,” kicau Janes.

Bukan hanya itu, Janes memplesetkan FPI dengan kalimat yang sangat tidak pantas.*/suaranasional.com – 06/12/2016

(nahimunkar.com)