Saat Video Artis Zina Menyebar, di Bali Remaja Dinikahkan dengan Sapi yang Dizinainya

Di saat para artis bejat tersebar video adegan zinanya di seantero negeri, saat ini pula pulau Bali yang kemarin kabarnya menolak RUU Anti Pornografi kini ada remaja atau anak baru gede (abg) yang menzinai sapi.

Artis-artisnya mengumbar kebejatan moralnya, masyarakatnya “memujanya” dan anak-anak pun sampai menzinai sapi.

Lebih memalukannya lagi, lelaki cilik (kecil) pelaku zina dengan sapi itu kemudian dinikahkan dengan sapi korbannya dengan upacara yang ditonton masyarakat.

Inilah beritanya:

Remaja Jembrana ‘Dinikahkan’ dengan Sapi yang Disetubuhinya

Gede Suardana – detikNews

Jumat, 11/06/2010 12:49 WIB

Jembrana – Nasib anak baru gede (ABG) berinisial GA (18), warga Desa Yehembang, Kabupaten Jembrana, Bali, sungguh malang. Ia “dinikahkan” dengan sapi yang disetubuhinya.

Prosesi “pernikahan”  ini merupakan bagian dari ritual pembersihan desa yang dianggap kotor akibat perbuatan menyimpang GA dengan seekor sapi . Namun, belum ada penjelasan dari pihak desa makna dari upacara “pernikahan” tersebut.

Prosesi pembersihan desa tersebut dimulai sekitar pukul 12.00 Wita, Jumat (11/6/2010). Sebelum acara dimulai, ratusan warga Desa Yehembang memadati lokasi persetubuhan AG  dengan sapi di tepi pantai Banjar Pasar.

Dalam prosesi “pernikahan” itu, si pemuda menggunakan pakaian adat Bali sedangkan sapi betina ini dihias dengan kain putih. GA dan sapi bersanding hanya berjarak satu meter. Upacara “pernikahan” ini dipimpin seorang pemangku.

GA tampak murung saat “dinikahkan” dengan sapi. Ia banyak menunduk. Tak ada kata yang terucap. “Mungkin saja ia sedih dan malu karena ditonton banyak orang,” kata seorang warga, Nyoman Listri, yang sengaja datang untuk menyaksikan ritual tersebut

Upacara “pernikahan” yang merupakan bagian dari ritual pembersihan desa dari kotor mendapat penjagaan dari polisi.

Selanjutnya, usai “pernikahan” tersebut, ritual akan dilanjutkan dengan menenggelamkan sapi ke tengah laut dan memandikan si pemuda.

(gds/nrl)

Sumber: detiknews

Zinai binatang dibunuh, zina menyebar di masyarakat maka diadzab

Inilah hadits-haditsnya:

عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ وَجَدْتُمُوهُ وَقَعَ عَلَى بَهِيمَةٍ فَاقْتُلُوهُ وَاقْتُلُوا الْبَهِيمَةَ فَقِيلَ لِابْنِ عَبَّاسٍ مَا شَأْنُ الْبَهِيمَةِ قَالَ مَا سَمِعْتُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي ذَلِكَ شَيْئًا وَلَكِنْ أَرَى رَسُولَ اللَّهِ كَرِهَ أَنْ يُؤْكَلَ مِنْ لَحْمِهَا أَوْ يُنْتَفَعَ بِهَا وَقَدْ عُمِلَ بِهَا ذَلِكَ الْعَمَلُ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ لَا نَعْرِفُهُ إِلَّا مِنْ حَدِيثِ عَمْرِو بْنِ أَبِي عَمْرٍو عَنْ عِكْرِمَةَ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Dari Ibnu Abbas ia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa yang kalian dapati menggauli binatang, maka bunuhlah ia dan bunuhlah binatangnya.” Ditanyakan kepada Ibnu Abbas; Ada apa dengan binatang itu? Ia menjawab; Aku tidak mendengar sesuatu pun dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tentang hal itu, tetapi aku melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam membenci untuk dimakan dagingnya atau memanfaatkannya, dan hal itu telah dilakukan. Abu Isa berkata; Hadits ini tidak kami ketahui kecuali dari Hadits Amr bin Abu Amr dari Ikrimah dari Ibnu Abbas dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. (HR At-Tirmidzi – 1374, hasan shahih)

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: إذَا ظَهَرَ الزِّنَا وَالرِّبَا فِي قَرْيَةٍ فَقَدْ أَحَلُّوا بِأَنْفُسِهِمْ عَذَابَ اللَّهِ .

Dari Ibnu Abbas rhadhiyallahu ‘anhuma, dia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Apabila zina dan riba telah tampak nyata di suatu desa maka sungguh mereka telah menghalalkan adzab Allah untuk diri-diri mereka. (Hadits Riwayat Al-Hakim dengan menshahihkannya dan lafadh olehnya, At-Thabrani, dan Al-Baihaqi).

(nahimunkar.com)