Saudi Buka Tiga Cabang Baru LIPIA

Jum’at, 30 Januari 2009 pukul 07:25:00

 

JAKARTA – Pemerintah Kerajaan Saudi Arabia melalui Universitas Islam Imam Muhammad Ibn Sa’ud, dalam waktu dekat berencana membuka cabang baru Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA) di tiga daerah di Indonesia.

Menteri Agama Muhammad Maftuh Basyuni, menjelaskan, bahwa ada tiga daerah yang akan berdiri cabang baru LIPIA. ”Memang betul, LIPIA akan ada di Semarang, Jawa Tengah, di Makassar, Sulawesi Selatan, dan mungkin satu lagi di Padang, Sumatera Barat. Tapi ini masih menunggu waktu sampai kesiapan memadai,” jelas Menag, usai menyaksikan wisuda mahasiswa LIPIA angkatan 27,28 dan 29 di Balai Sudirman, Jakarta, Kamis (29/1) siang.

Dikatakan, dalam waktu dekat, Pemerintah Daerah Sulsel akan segera mewujudkan pendirian LIPIA bagi masyarakat Sulawesi Selatan. ”Insya Allah dalam waktu dekat, Sulsel akan dapat merealisasikan rencana berdirinya LIPIA, karena mereka sudah siap,” tandas dia,

Menag menyambut gembira kehadiran LIPIA di Indonesia, terlebih adanya rencana penambahan cabang baru di tiga daerah di Indonesia. ”Lembaga ini sangat dibutuhkan umat Islam Indonesia dewasa ini,” ujarnya.

Dengan semakin banyaknya lulusan dari lembaga tersebut yang berjumlah lebih dari 1000 mahasiswa, imbuh Menag, maka Indonesia kini memiliki kader-kader yang cukup tangguh yang akan kembali ke kampung masing-masing untuk memberikan pelajaran agama dan bahasa Arab sebaik-baiknya.

”Sehingga, kebutuhan yang selama ini kita perlukan, sudah memadai,” Menag menegaskan.

Menag mengharapkan, ke depan lebih banyak lagi kader-kader yang dihasilkan dari lembaga tersebut. Ia sangat setuju pembukaan cabang baru LIPIA di sejumlah daerah di Indonesia. ”Kita tidak ingin memusatkan hanya di Jakarta. Untuk itu, kawasan Indonesia Timur juga akan mendapatkan porsi yang cukup baik,” tegasnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Islam Imam Muhammad Ibn Sa’ud Prof Dr Sulaiman bin Abdullah bin Hamud Abalkhail, mengemukakan, penambahan ini semata-mata untuk memberikan kesempatan kepada pemuda Muslim Indonesia guna memperdalam ilmu-ilmu Islam dan bahasa Arab.

”Dengan dibukanya cabang baru LIPIA di tiga daerah di Indonesia, maka semakin banyak lagi kader-kader ulama Indonesia yang akan dihasilkan oleh LIPIA,” tandasnya.

Lebih lanjut Dr Sulaiman menyatakan, hubungan Indonesia dan Kerajaan Saudi Arabia, sangat erat. Dan untuk lebih mempererat hubungan kedua negara, sejak 30 tahun yang lalu, telah berdiri LIPIA yang merupakan cabang dari Universitas Islam Imam Muhammad Ibnu Sa’ud di Riyadl, Saudi Arabia.

Hingga tahun 2008, tak kurang dari 8.600 mahasiswa telah menyelesaikan pendidikannya di lembaga yang menekankan pada pengajaran bahasa Arab dan pengetahuan tentang Islam. ”Insya Allah, tahun ini akan diwisuda lebih dari 1.800 siswa,” ungkap dia.

Adapun Direktur LIPIA Dr Abdullah Hadhidh Al-Sulamy mengungkapkan, dari 8.604 alummni LIPIA selama ini, tersebar di berbagai kegiatan dan profesi.  dam (http://www.republika.co.id/koran/14)