Sebegitu Buruknya Moral Artis Indonesia

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: إذَا ظَهَرَ الزِّنَا وَالرِّبَا فِي قَرْيَةٍ فَقَدْ أَحَلُّوا بِأَنْفُسِهِمْ عَذَابَ اللَّهِ .

Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma, dia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Apabila zina dan riba telah tampak nyata di suatu desa maka sungguh mereka telah menghalalkan adzab Allah untuk diri-diri mereka. (Hadits Riwayat Al-Hakim dengan menshahihkannya dan lafadh olehnya, At-Thabrani, dan Al-Baihaqi, dishahihkan oleh Al-Albani dan Adz-Dzahabi).

sebegitu-buruknya-moral-artis

Pantai Pangandaran, tempat pelacuran seluas 7 (tujuh) hektare di Jawa Barat yang direstui penguasa setempat dengan dalih pariwisata ini luluh lantak. Gempa bumi dan tsunami menghantam wilayah Jawa Barat telah meluluhlantakkan wilayah pantai Jawa Barat itu 17/07 2006. Sedikitnya 119 orang dinyatakan meninggal dunia, 84 hilang, dan 70 orang luka tersebar di lima kecamatan yakni Cimekar, Parigii, Pengandaran, Cijulang dan Sidomulis. Sedangkan kerusakan bangunan mencapai 500 rumah hancur. (Photo: Reuters)

Apa yang disabdakan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam itu pasti benar. Mestinya menjadi peringatan bagi kita sebagai bangsa yang terbesar Ummat Islamnya di dunia. Namun fakta bejatnya moral dan terang-terangannya zina telah menjadi kenyataan. Sebenarnya membincang masalah tingkah kotor seperti berikut ini bisa-bisa mengotori kesucian ibadah shiyam Ramadhan. Namun pengungkapan data dan fakta buruknya moral manusia, sedang mereka itu justru banyak mempengaruhi manusia lantaran seringnya tampil, maka diuraikannya keburukan mereka di sini adalah demi mencegah makin buruknya keadaan. Sedang pencegahan terhadap keburukan tidak boleh ditunda-tunda. Maka jalan ini ditempuh. Berikut inilah fakta buruk yang dimaksud dan tak boleh ditiru.

Perkembangan kemunkaran (keburukan) yang dilakukan sejumlah artis di Indonesia, kini tidak lagi sekedar berzina melakukan hubungan seks secara bebas di luar institusi pernikahan, namun juga sudah mengarah kepada seks super bebas yang menghasilkan kehamilan tanpa suami. Disebut hubungan seks super bebas, karena status mereka pada saat melakukan itu sudah berpasangan (bersuami) atau akan menikah, namun masih melakukan hubungan seks bebas (free sex) dengan laki-laki lain.

Misalnya, sebagaimana yang terjadi pada artis muda Indonesia bernama Sheila Marcia Joseph, yang berusia 20 tahun (lahir di Malang, Jawa Timur, 3 September 1989). Dikabarkan, ia akan segera menikah dengan atlet bola basket bernama Delano, bahkan sudah pula melakukan pemotretan pre-wedding, namun rencana pernikahan itu kandas begitu saja. Bersamaan dengan kandasnya rencana pernikahan mereka, merebak kabar bahwa Sheila hamil sebelas minggu. Lebih jauh, menurut pengakuan Sheila sendiri, bapak biologis bayi yang dikandungnya bukanlah Delano.

Dari kasus Sheila ini, fakta yang bisa kita baca adalah aktivitas seks yang dilakukan Sheila tidak sekedar free sex, yaitu melakukan hubungan seks tanpa ikatan pernikahan misalnya dengan pacar atau calon suami. Kemudian, ketika terjadi kehamilan akan dilanjutkan dengan pernikahan. Dalam kasus ini, Delano sang calon suami justru membatalkan perkawinan, dan pada saat bersamaan Sheila menyatakan kehamilannya bukan akibat dari aktivitas seks bebasnya dengan Delano.

Di berbagai teve, Sheila seolah tanpa beban mengkonfirmasi kehamilannya itu sebagai sebuah kehendak Tuhan. Bahkan, menurut pengakuannya, kehamilannya itu mendapat dukungan dari keluarga, misalnya sang kakak yang saat ini bermukim di Australia. Fakta ini mengharuskan kita sampai pada sebuah kesimpulan, bahwa di Indonesia rupanya sudah ada sebuah keluarga (atau mungkin lebih) yang dapat menerima begitu saja kasus seperti yang dialami Sheila ini.

Belum cukup sampai di situ, bersamaan dengan kehamilannya, Sheila juga kembali harus meringkuk di bui untuk menjalani sisa hukuman (kurungan badan) yang masih tersisa lima bulan lagi. Perlu diketahui, di tahun 2008, Sheila terlibat kasus narkoba. Ia tertangkap basah sedang menggelar pesta narkoba bersama empat temannya di apartemen Golden Sky Pluit, Jakarta Utara, pada 7 Agustus 2008.

Pada tanggal 15 Desember 2008, Sheila dijatuhi hukuman satu tahun penjara oleh Majelis Hakim PN Jakarta Utara. Pada tanggal 6 Maret 2009, Sheila bebas lebih cepat lantaran permohonan bandingnya dikabulkan Pengadilan Tinggi (PT) Jakarta yang menjatuhi hukuman tujuh bulan penjara. Setelah bebas ia kembali mencoba berkarir di dunia hiburan, dan sempat dipercaya memandu program Inbox di SCTV, bersama Gading Marten dan Ivan Gunawan. Namun pada bulan Mei 2009, Mahkamah Agung (MA) memvonis Sheila satu tahun penjara. Sehingga, ia harus menjalani sisa hukumannya yang baru dijalani tujuh bulan sejak Agustus 2008.

Sheila bukan satu-satunya artis Indonesia yang mengalami kehamilan namun tidak mau mempublikasikan sosok bapak biologis dari anak (janin) yang dikandungnya. Sebelumnya, media massa pernah dihebohkan dengan kehamilan Andhara Early (lahir di Balikpapan, Kalimantan Timur, pada 11 September 1979) yang hingga kini tidak jelas sosok bapak biologis sang anak yang lahir 27 Juli 2005. Yang jelas, pada sebuah konferensi pers yang berlangsung 16 September 2005, Andhara Early menegaskan bahwa Ariel Peterpan bukanlah ayah biologis dari sang anak yang diberi nama Maghali Inala Netar itu. Masalahnya, suami resmi Andhara, Ferry Iskandar menolak bahwa janin yang dikandung istrinya, kemudian lahir sehat itu merupakan buah perkawinannya. Kehamilan Andhara Early dengan sosok bapak biologis yang misterius menjadi penyebab utama perceraian mereka.

Setelah heboh dengan kasus kehamilan dan perceraiannya, Andhara Early kembali menghebohkan media massa dengan menjadi model majalah Playboy versi Indonesia yang terbit perdana pada 7 April 2006. Di majalah porno itu, Andhara Early tampil nyaris telanjang.

Di tahun 2004, Pinkan Mambo (lahir di Jakarta, 11 November 1980), dikabarkan akan menikah dengan Mayzal Reza, namun kandas karena Pinkan mengandung jabang bayi dari laki-laki lain. Akhirnya, pada 28 Januari 2005 sang jabang bayi pun lahir dan diberi nama Muhammad Alfa Rezel. Beberapa bulan setelah melahirkan, Pinkan menikah dengan Sandy Sanjaya yang berlangsung 30 April 2005. Dari perkawinannya itu lahir anak kedua Pinkan pada bulan April 2006, yang diberi nama Michelle Ashlee Rezel. Pada April 2009, Pinkan menggugat cerai Sandy Sanjaya.

Berbeda dengan Sheila, Andhara dan Pinkan yang sudah punya suami atau calon suami namun mengandung janin laki-laki lain, Sarah Azahari (lahir di Jakarta, 16 Juni 1977) meski belum punya suami atau calon suami yang segera menikahinya, namun sudah pernah hamil dan punya anak yang diberi nama Albany yang kini berusia sekitat sembilan tahun.

Sampai saat ini Sarah Azahari belum mau mengungkap sosok ayah biologis Albany. Sekedar mengingatkan, selama ini Sarah Azahari pernah terlihat menjalin hubungan dekat dengan Jaime Rojas (pemain sepakbola asal Cili yang ketika itu memperkuat PSMS Medan). Sebelumnya, dengan Pedro Carascalao. Anehnya, meski belum bersuami namun sudah punya anak kandung, Sarah tidak kapok. Ia masih berkeinginan punya anak lagi yang lahir dari rahimnya.

Sarah Azahari yang selalu tampil di depan publik dengan mengusung kemunkaran ini, pada akhir November 2008 pernah menjadi perbincangan. Bersama adiknya, Rahma Azhari, keduanya muncul di dunia maya dalam bentuk foto-foto bugil.

Jauh sebelumnya, kasus wanita muda hamil dengan ayah biologis misterius, pernah terjadi di tahun 2001. Wanita muda itu bernama Zarima, si Ratu Ekstasi. Ternyata, Zarima tidak hanya terkait dengan kasus narkoba, namun juga membuat heboh dengan kehamilan di luar nikah dengan bapak biologis yang misterius. Setelah lahir, bayi perempuan yang kini berusia sekitar 8 tahun itu, diberi nama Nikita.

Selama Zarima meringkuk di tahanan, Nikita dirawat oleh Nina, isteri Gories Mere, perwira polisi yang menjemput Zarima dari Amerika Serikat dalam kasus ekstasi tahun 1996. Beberapa tahun belakangan, Gories Mere pernah menjabat sebagai Waka Bareskrim Polri merangkap Ketua Satgas Densus 88 Anti Teror Mabes Polri.

Dari data-data di atas, kita tidak bisa begitu saja mengabaikan fakta tentang adanya pergeseran nilai yang begitu jauh di kalangan sebagian masyarakat kita. Wanita bersuami, ternyata mengandung janin laki-laki lain. Wanita muda yang segera menikah, ternyata kandas karena terbukti mengandung janin bukan calon suaminya. Atau, wanita tak bersuami namun mengandung janin lelaki misterius namun hingga kini tetap dirawat dan diasuh sebagaimana layaknya wanita bersuami. Apapun bentuk kemunkarannya, yang jelas semua itu tergolong perzinaan, tergolong dosa besar.

Bila wanita diibaratkan tiang negara, dan bila di dalam suatu negara banyak terjadi kasus perzinaan seperti di atas, maka tidak bisa dipungkiri bahwa negara itu sedang mengalami keruntuhan, karena tiangnya rapuh.

Lebih dari itu, manusia di negeri ini juga dilanda aneka krisis yang secara ilmu Islam merupakan tanda-tanda kiamat. Padahal keburukan yang menjadi tanda-tanda kiamat itu tidak akan terjadi kecuali di masyarakat yang memang rusak berat. Dan inilah tanda-tandanya:

1558 حَدِيثُ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ أَشْرَاطِ السَّاعَةِ أَنْ يُرْفَعَ الْعِلْمُ وَيَثْبُتَ الْجَهْلُ وَيُشْرَبَ الْخَمْرُ وَيَظْهَرَ الزِّنَا *.

1558 Diriwayatkan dari Anas bin Malik r.a, ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Di antara tanda-tanda hampir Kiamat ialah terhapusnya ilmu Islam, meratanya kejahilan, ramainya peminum arak dan perzinaan dilakukan secara terang-terangan * (Muttafaq ‘alaih/ HR Al-Bukhari dan Muslim). (tede).