RMOL. Sekretaris Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Pedri Kasman, menjadi salah satu saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum dalam sidang kelima kasus dugaan penistaan agama, dengan terdakwa Basuki Purnama alias Ahok.

Pedri membawa alat bukti video rekaman pidato Ahok dalam sidang yang berlangsung dengan meminjam gedung Kementerian Pertanian itu.

“Ada VCD ya, yang berisi video lengkap, tidak ada editan sesuai yang dianalisa Puslabfor Mabes Polri. Tentu dari Youtube,” ujar Pedri, di Gedung Auditorium Kementerian Pertanian, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (10/1).

Pedri mengatakan, kesaksiannya bakal fokus pada hal-hal yang berdasarkan Pasal 156 (a) KUHP. Pedri juga siap merekomendasikan ahli yang layak dan patut dihadirkan dalam persidangan.

“Kami akan sampaikan kenapa kami melapor, apa yang membuat kami tersinggung dengan ucapan saudara Ahok dan alat bukti apa yang bisa kami sampaikan,” kata Pedri.

Rencananya, persidangan hari ini menghadirkan lima orang saksi yang juga pelapor, yaitu Sekretaris Pusat Pemuda Muhammadiyah Pedri Kasman, Irena Handono, Ibnu Baskoro, Muhammad Burhanudin, dan Willyudin Abdul Rasyid Dhani. Namun, yang hadir dalam ruang sidang sejauh ini hanya tiga orang, yaitu Pedri, Burhanudin, dan Willyudin. [ald]

Sumber : hukum.rmol.co

(nahimunkar.com)