[portalpiyungan.co] JAKARTA – Beginilah ketentuan Allah SWT berlaku. Aksi 412 yang jadi tandingan Aksi Umat Islam 212 diperlihatkan kepada publik seperti apa sebenarnya mereka.

Aksi yang diprakarsai parpol-parpol pendukung tersangka penista Al-Quran (Golkar, Nasdem, PPP kubu Djan Farid) dan dibackup taipan seperti Agung Podomoro Group dan Arta Graha malah menjadi cemoohan publik.

Usai digelarnya aksi yang menamakan ‘Kita Indonesia’ Minggu (4/12/2016) pagi selesai, justru ada dua kader Partai Golkar yang saling berantem.

Dilansir Poskotanews, mereka ribut soal jumlah massa yang dikerahkan karena dianggap tidak sesuai estimasi. Dua kader yang ribut itu sempat terlibat adu mulut. Duanya adalah Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta, Fayakhun Andriadi dengan Ketua Angkatan Muda Partai Golkar, Fahd El Fouz Arafiq.

Kabar yang beredar di kalangan wartawan, Fahd menuding Fayakhun gagal mengerahkan 10.000 massa untuk

ikut aksi Kita Indonesia. Tapi hal itu dibantah, Fayakhun membantah tudingan tersebut hingga perdebatan terjadi dan berantem.

Kasus ini pun tidak selesai, bahkan berujung di Kepolisian.

412c

Ketua DPD Golkar DKI Jakarta Fayakhun Andriadi yang merasa dikeroyok melaporkan Ketua Angkatan Muda Partai Golkar, Fahd El Fouz Arafiq ke polisi.

“Betul ada laporan tersebut. Baru tadi siang melaporkan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono saat dikonfirmasi detikcom, Minggu (4/12/2016).

Begitulah barisan pendukung penista Al-Quran diceraiberaikan.

تَحۡسَبُهُمۡ جَمِيعً۬ا وَقُلُوبُهُمۡ شَتَّىٰ‌ۚ

“Kamu kira mereka itu bersatu padahal hati mereka berpecah belah.” (QS Al-Hasyr: 14)

Maha Benar Allah dengan segala firmanNya.

Sumber: portalpiyungan.co/Senin, 05 Desember 2016

(nahimunkar.com)