Seputar Endang Rahayu dari Namru Jadi Menkes

Dikabarkan, Endang memiliki catatan buruk karena pernah membawa virus H5N1 ke luar negeri tanpa sepengetahuan Menkes.

Berita-beritanya sebagai berikut:

Siti Fadilah: Endang Larikan Virus ke LN

Penunjukan Endang Rahayu Sedyaningsih sebagai menteri kesehatan cukup menimbulkan pertanyaan. Karirnya di depkes sempat tersandung karena Endang pernah dimutasi oleh Siti Fadilah Supari. http://www.indonesiaheadlines.com/index.php?id=599740

Endang Pernah Dimutasi Siti Fadilah

Tim Liputan 6 SCTV

22/10/2009 05:18

Liputan6.com, Jakarta: Usai namanya disebut masuk dalam Kabinet Indonesia Bersatu II, Rabu (21/10) malam. Endang Rahayu Setianingsih yang ditunjuk sebagai Menteri Kesehatan mengungkapkan rasa syukurnya. Suasana suka cita terlihat jelas di kediaman Endang di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur. Sejumlah kerabat tak lupa memberikan ucapan selamat.

Dalam keterangannya, Endang yang lulusan Harvard University ini akan memperbaiki pelayanan kesehatan untuk masyarakat. Salah satunya memperbanyak rumah sakit bertaraf internasional. Rencananya, siang nanti Endang akan dilantik oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bersama jajaran menteri lainnya.

Sementara itu, mantan Menkes Siti Fadilah Supari tadi malam langsung mengucapkan selamat kepada Endang. Siti berharap Endang bisa melanjutkan kebijakannya di Depkes, khususnya kebijakan tentang virus flu burung. Menurut Siti, penggantinya itu memiliki catatan buruk karena pernah membawa virus H5N1 ke luar negeri tanpa sepengetahuan Menkes. “Saya pernah memutasi dia. Tapi dia sudah minta maaf,” ujar Siti.

http://berita.liputan6.com/politik/200910/248343/Endang.Pernah.Dimutasi.Siti.Fadilah

Rabu, 21/10/2009 23:46 WIB

Orang Dekat Namru, Endang Doktor Lulusan Harvard
Muhammad Taufiqqurahman – detikNews

Jakarta – Dokter Endang Rahayu Sedyaningsih menjadi Menteri Kesehatan dalam Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) Jilid II. Nama Endang muncul menggantikan Nila Juwita Anfasa Moeloek yang sebelumnya dijagokan duduk di kursi tertinggi Departemen Kesehatan (Depkes).

Siapa sebenarnya Endang? Berdasarkan data yang dikumpulkan detikcom, Rabu (21/10/2009), Endang mendapatkan gelar keserjanaannya di bidang kedokteran dari Universitas Indonesia pada tahun 1979. Wanita yang berasal dari Indonesia Timur ini juga mendapatkan gelar doktornya di Universitas Harvard, Amerika Serikat, di bidang kesehatan masyarakat.

Saat ini, Endang berkantor Pusat Penelitian & Pengembangan Biomedis dan Farmasi, di Institut Nasional Pengembangan dan Penelitian Kesehatan sebabagi direktur. Dalam berbagai penelitiannya, Endang cenderung pada penanganan penyebaran HIV/AIDS dan Flu Burung (H1N1).

Mantan Menkes Siti Fadilah Supari menyebut Endang merupakan orang yang paling dekat dengan Namru 2 (The US Naval Medical Research Unit Two). Dia memiliki akses untuk keluar masuk dengan bebas di Namru.

Sebagai seorang peneliti, karya-karya Endang lumayan terbilang banyak baik dari dalam dan luar negeri. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Pengembangan Jaringan Virologi dan Epidemiologi Influenza di Indonesia. Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (2007).

2. Karakteristik kasus-kasus flu burung di Indonesia, Juli 2005 – Mei 2006 (Characteristics of human H5N1 cases in Indonesia, July 2005 – May 2006).

3. Kajian penelitian sosial dan perilaku yang berkaitan dengan Infeksi Menular Seksual, HIV / AIDS di Indonesia, 1997-2003 (Review of Social and Behavioral Studies Related to STI, HIV/AIDS in Indonesia,(1997-2003). (fiq/sho)

http://www.detiknews.com/read/2009/10/21/234607/1226027/10/orang-dekat-namru-endang-doktor-lulusan-harvard

Rabu, 21/10/2009 23:46 WIB

Kisah di Balik Batalnya Nila Jadi Menkes dan Munculnya Endang Rahayu
Arifin Asydhad, Gagah Wijoseno – detikNews


Endang di depan SBY (Foto: Anung/Setpres)

Jakarta – Sejak Rabu (21/10/2009) pagi, isu tak sedap muncul. Ada lima calon menteri yang memiliki hasil psikotes kurang baik. Salah satu dari lima calon menteri itu adalah Nila Juwita Moeloek. Lantas, bagaimana nama Endang Rahayu Sedyaningsih bisa muncul?

detikcom telah menelusuri kisah ini ke berbagai narasumber, termasuk kepada sumber-sumber di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI). Proses pencarian calon Menkes baru ini dilakukan Tim SBY setelah hasil psikotes Nila Moeloek kurang menggembirakan. Hasilnya, konon jauh dari standar.

Meski isu hasil psikotes  ini sudah dibantah Mensesneg Hatta Rajasa, namun isu ini terus menggelinding. Belum ada penjelasan dari Nila Moeloek tentang hal ini. Wartawan yang mendatangi rumahnya di kawasan Patra Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu malam,  tidak bisa menemuinya untuk meminta konfirmasi.

Pencarian calon Menkes baru sebagai pengganti Nila membuat Tim SBY berkonsultasi kepada FKUI. Setelah berdiskusi panjang dengan FKUI, pada Selasa (20/10/2009) malam, Tim SBY disodori nama seorang dokter yang memiliki kredibilitas bagus.

“Tapi nama dokter yang disodorkan ke Tim SBY adalah laki-laki. Pihak SBY benar-benar meminta dari kalangan perempuan. Namun, malam itu belum ketemu dokter perempuan yang cocok dijadikan Menkes,” ujar sumber itu.

Sampai akhirnya, pada Rabu (21/10/2009) pagi, muncul kabar bahwa Endang Rahayu Sedyaningsih disodorkan kepada Tim SBY. Banyak dokter di FKUI tidak begitu kenal Endang.

Setelah ditelusuri, Endang Rahayu adalah kepala laboratorium di Namru (Naval Medical Research Unit) dan bekerja di Litbang Depkes. Dia mendapat gelar dokter dari FKUI tahun 1979 dan menggondol Phd dari Harvard University, Amerika Serikat. Endang bersuamikan orang dari kawasan Indonesia Timur.

Namru? Begitu nama laboratorium ini disebut, maka banyak orang teringat kasus Namru yang cukup menghebohkan beberapa waktu lalu. Adalah Menkes Siti Fadillah Supari yang menggemborkan kasus ini. Izin Namru yang sudah habis pun terungkap. Bahkan saat itu Juru Bicara Kepresidenan Dino Patti Djalal disebut-sebut terlibat dalam perpanjangan izin Namru.

Lantas, mengapa Endang dipilih? Hanya SBY yang tahu. Kabarnya, Endang datang ke Cikeas pukul 13.45 WIB dengan ditemani Dino dan calon Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa. Namun, para wartawan tidak mengetahui bahwa yang datang ke Cikeas adalah calon Menkes. Saat mengumumkan susunan kabinetnya pada pukul 22.00, SBY benar-benar menyebut Endang sebagai Menkes. Selamat! (asy/sho)

http://www.detiknews.com/read/2009/10/21/222049/1226007/10/susunan-kabinet-indonesia-bersatu-ii