Massa Aksi 2 Desember Tersedu Saat Qunut Salat Jumat di Monas

peserta-aksi-damai-212

Foto: Massa aksi 2 Desember 2016 tersedu saat doa qunut

(Foto: tangkapan layar CNN Indonesia)

Jakarta – Massa aksi damai 2 Desember di Monas melaksanakan salat Jumat di bawah guyuran hujan. Mereka tersedu saat melakukan doa qunut.

Pantauan detikcom di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Jumat (2/12/2016), imam salat Jumat melakukan doa qunut, doa setelah rukuk dan sebelum sujud di rakaat kedua.

peserta-aksi-damai-212-002

Foto: Massa aksi 2 Desember 2016 tersedu saat doa qunut

(Foto: tangkapan layar CNN Indonesia)

Imam memanjatkan doa dengan khusyuk dan cukup lama, nyaris sekitar 10 menit. Di bawah guyuran hujan itu, massa aksi menengadahkan tangan. Banyak di antaranya yang menangis tersedu saat dibacakan doa qunut.

Setelah doa qunut, salat Jumat pun digenapkan pada sekitar pukul 12.45 WIB.

(nwk/try)*/news.detik.com

***

Usai Salat Jumat Ada Doa Qunut Nazilah dan Nyanyian ‘tangkap Ahok’ Iringi Kepergian Jokowi

jokowi-keluar-dari-monas

SuaraNetizen.com – Salat Jumat yang dihadiri jutaan umat Muslim dalam Aksi Bela Islam III di Monas dan Jalan MH Thamrin digelar dengan hikmat, Jumat, 2 Desember 2016.

Salat Jumat ini disertai dengan doa qunut nazilah dan diikuti juga oleh Presiden Jokowi, Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menkopolhukam Wiranto, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.

Doa qunut nazilah memang disunahkan dibaca saat umat Islam didatangi becana, musibah, peperangan, wabah dan kondisi lainnya.

Doa bersama yang digelar umat ini berlangsung dengan aman dan tertib. Saat ini, jutaan umat secara pelahan mulai bergerak keluar dari Monas. Masyarakat yang saat ini berada di Bundaran Bank Indonesia juga mulai membubarkan diri.

Sepanjang jalan, takbir dan lantunan dzikir terus dikumandangkan umat Islam. Cuaca di kawasan Thamrin saat ini masih turun hujan.

Secara singkat Presiden Jokowi menyampaikan pesan kepada jutaan masyarakat yang hadir. Presiden berterima kasih karena telah digelar doa bersama untuk keselamatan bangsa dan negara.

 “Saya berikan penghargaan yang setinggi-tingginya, karena jemaah tertib, sehingga acara berjalan dengan baik. Allah Akbar, Allah Akbar, Allah Akbar,” ujar Jokowi.

Setelah pesan singkat, Presiden Jokowi yang didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menkopolhukam Wiranto, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI Gatot Nurmantyo langsung meninggalkan panggung utama di Monas.

Saat Presiden dan Wakil Presiden dan rombongan meninggalkan Monas, dipimpin Habib Rizieq menyanyikan lagu “Tangkap Ahok”.

“Tangkap, tangkap, tangkap si Ahok, tangkap si Ahok sekarang juga,” kata massa.

Selain itu, Imam Besar FPI yang masih berada di panggung utama tersebut meminta massa untuk tertib dan meninggalkan lokasi dengan aman.

“Siap tertib, siap jaga ahlak, siap pulang dengan tertib, siap kawal kasus Ahok. Kalau Ahok tidak ditangkap, siap berjihad, siap revolusi. Takbir, takbir, takbir,” ujar Rizieq. (VIVA.co.id/ suaranetizen.com)

***

Di Panggung 212, GNPF-MUI: Dana Aksi 4 November Mencapai Rp 4 Miliar

aksi-bela-islam-jilidd-iii

Foto: Foto udara penuhnya lapangan Monas di aksi 2 Desember/Live

Streaming Aksi Bela Islam III (GNPF MUI)

Jakarta – Gerakan Nasional Pengawal Fatwa-MUI (GNPF-MUI) mengungkap jumlah dana yang diterima untuk aksi 4 Novomber lalu. Dana yang disebut dari sumbangan peserta itu mencapai Rp 4 miliar.

“Saya laporkan kepada semuanya, keuangan kita yang masuk, untuk acara 411 dalam tempo 6 hari kita bisa kumpulkan Rp 4 M,” kata Bendaraha GNPF Lutfi Hakim di depan seluruh massa di Silang Monas, Jakarta Pusat, Jumat (2/12/2016).

Namun, Lutfi belum dapat merinci jumlah dana yang masuk untuk aksi 2 Desember ini. Sebab, dana itu masih masuk hingga kini.

“Kemudian untuk yang saat ini saya belum bisa hitung, karena yang masuk jauh lebih banyak dari bayangan saya. Ada Rp 3 juta, Rp 8 juta sampai ada `Rp 190 juta. Semua sama tekadnya untuk umat kehormatan Quran,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua GNPF Bachtiar Nasir sebelumnya sempat menanyakan ke massa tentang biaya keberangkatan massa.

“Apakah ada yang membayar kalian?” tanya Nasir.

“Tidak,” jawab massa.

“Apakah kalian datang dengan ongkos sendiri?” tanya Nasir lagi.

“Iya,” jawab massa.

(idh/tor)*/news.detik.com

***

Merinding… Suasana Subuh 212 di Monas, Lafal Allah, dan Muhammad

aksi-bela-islam-jilid-iii-monas2

Subuh di Monas (Ibnu Dwi Cahyo-FB)

Ratusan kaum Muslimin memilih menginap di Monumen Nasional pada Kamis (1/12/16) malam sampai Jum’at (2/12/16) pagi. Mereka juga mempersiapkan shalat Subuh di tempat yang akan digunakan sebagai pusat Aksi Super Damai Bela Islam III hari ini, Jum’at (2/12/16).

Salah satu peserta aksi yang berasal dari Batam turut menyampaikan kesaksian. Ia mengaku haru.

“Saya Subuh di sini,” tuturnya kepada Tarbawia, Jum’at (2/12/16) pagi.

Ia yang datang dengan beberapa teman itu mengaku melihat awan berlafal Muhammad dan Allah di langit Monas, sesaat setelah Subuh, ketika suasana mulai terang. Sayangnya, ia tidak mendokumentasikannya.

Suasana makin haru tatkala jamaah Subuh dengan back ground Monas itu disebar oleh salah satu netizen yang berada di lokasi.

aksi-bela-islam-jilid-iii-monas1

Subuh di Monas (Ibnu Dwi Cahyo-FB)

aksi-bela-islam-jilid-iii-monas3

Subuh di Monas (Ibnu Dwi Cahyo-FB)

[Tarbawia]

(nahimunkar.com)