Szmerekova Robek, Kencingi dan Bakar Al-Quran, Wanita Slovakia Ini Dihukum 6 Tahun Penjara (Metro.co.uk)


Di negeri kafir saja yang melecehkan Al-Qur’an dihukum 6 tahun penjara. Mengutip dari Metro.co.uk (21/2/2017) seorang wanita Sheila Szmerekova yang berusia 24 tahun memposting sebuah video kontroversial ke media online.

Szmerekova, dari pusat kota Slovakia, Ruzomberok, ditangkap dan ditahan atas tindakannya tersebut.

Seorang juru bicara polisi menjelaskan perihal video tersebut.

“Dalam video tersebut Szmerekova menunjukkan sebuah buku dengan judul Al-Quran dan dia berulang kali mengatakan bahwa itu adalah Al-Quran,” kata juru bicara polisi itu.

“Dia merobek halaman (Al-Quran) dan melemparkan mereka ke tanah.”

“Dia mengencingi dan membasuh dirinya dengan beberapa lembar halaman, dan kemudian ia membakarnya,” tambahnya.

Menurut Metro.co.uk, Szmerekova juga secara verbal menyerang Muslim di video.

Karena tindakan Szmerekova yang mengancam semua umat Islam ini dia harus menghadapi hukuman 6 tahun penjara.( palembang.tribunnews.com, Robek, Kencingi dan Bakar Alquran, Wanita Slovakia Ini Dihukum 6 Tahun Penjara

Posted on 25 Februari 2017 by Nahimunkar.com).

Jungkir balik sikap manusia soal penistaan Al-Qur’an

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengatakan, Jokowi justru telah menghancurkan wibawa kepresidenan. Sebab, seorang berstatus terdakwa penodaan agama ternyata bisa menikmati eksklusivitas mobil presiden./ http://news.okezone.com Jum’at, 24 Februari 2017 – 15:23 wib

 Seperti jungkir balik. Wanita yang melecehkan Al-Qur’an di negeri kafir ternyata dipenjar 6 tahun.

Lha di negeri mayoritas muslim, ada manusia melecehkan Al-Qur’an bahkan berkali-kali dan sudah jadi terdakwa penista agama malah diangkat lagi jadi gubernur Ibukota oleh Menteri Dalam Negeri bahkan diajak bareng masuk mobil Presiden lalu tengok-tengok proyek bareng Presiden…

Pada dasarnya itu bukan hanya menghina Umat Islam negeri itu, tapi Umat Islam sedunia. Bahkan menghina Allah Subhanahu wa Ta’ala secara terang-terangan dan ramai-ramai. Entah resiko apa yang akan mereka tanggung, bila mereka tidak mau bertobat sebelum malaikat maut membetot nyawa manusia-manusia  yang sebegitu nekatnya itu.

Munafik karena setia kepada orang kafir, diancam keras dalam Al-Qur’an

 {بَشِّرِ الْمُنَافِقِينَ بِأَنَّ لَهُمْ عَذَابًا أَلِيمًا (138) الَّذِينَ يَتَّخِذُونَ الْكَافِرِينَ أَوْلِيَاءَ مِنْ دُونِ الْمُؤْمِنِينَ أَيَبْتَغُونَ عِنْدَهُمُ الْعِزَّةَ فَإِنَّ الْعِزَّةَ لِلَّهِ جَمِيعًا } [النساء: 138، 139]

  1. Kabarkanlah kepada orang-orang munafik bahwa mereka akan mendapat siksaan yang pedih
  2. (yaitu) orang-orang yang mengambil orang-orang kafir menjadi teman-teman penolong dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Apakah mereka mencari kekuatan di sisi orang kafir itu? Maka sesungguhnya semua kekuatan kepunyaan Allah

[An Nisa”,138-139]

***

Larangan Menshalati Jenazah Orang Munafik

Al Quran :

وَلَا تُصَلِّ عَلَىٰ أَحَدٍ مِّنْهُم مَّاتَ أَبَدًا وَلَا تَقُمْ عَلَىٰ قَبْرِهِ ۖ إِنَّهُمْ كَفَرُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَمَاتُوا وَهُمْ فَاسِقُونَ

Dan janganlah kamu sekali-kali menyembahyangkan (jenazah) seorang yang mati di antara mereka, dan janganlah kamu berdiri (mendoakan) di kuburnya. Sesungguhnya mereka telah kafir kepada Allah dan Rasul-Nya dan mereka mati dalam keadaan fasik. (QS. At Tawbah : 84)

Dalam kenyataan kini telah ada spanduk-spanduk di masjid-masjid yang bertekat untuk mengamalkan (QS. At Tawbah : 84) yaitu larangan menshalati mayat orang munafik (yang gejalanya adalah setia kepada orang kafir apalagi penista Al-Qur’an).

Spanduk ini terpasang di depan Masjid Al-Ikhlas. Lokasi masjid ini berada di Jalan Karet Belakang IV, Karet Setiabudi, Jakarta Selatan. /Vino/detikcom.

(nahimunkar.com)