foto gmrkt


Ada ayat yang menegaskan ancaman azab terhadap orang munafik. (yaitu) orang-orang yang mengambil orang-orang kafir menjadi teman-teman penolong dengan meninggalkan orang-orang mukmin. [lihat QS An Nisa”,138-139]

Di samping itu, ada ayat larangan menshalati mayat orang munafik. (lihat QS. At Tawbah : 84).

Oleh karena itu kini ramai adanya spanduk yang terpasang di masjid-masjid ”Tolak Salatkan Jenazah Pendukung dan Pembela Penista Agama”.

Spanduk itu di antaranya berlandaskan ayat-ayat berikut ini.

{بَشِّرِ الْمُنَافِقِينَ بِأَنَّ لَهُمْ عَذَابًا أَلِيمًا (138) الَّذِينَ يَتَّخِذُونَ الْكَافِرِينَ أَوْلِيَاءَ مِنْ دُونِ الْمُؤْمِنِينَ أَيَبْتَغُونَ عِنْدَهُمُ الْعِزَّةَ فَإِنَّ الْعِزَّةَ لِلَّهِ جَمِيعًا } [النساء: 138، 139]

(138) Kabarkanlah kepada orang-orang munafik bahwa mereka akan mendapat siksaan yang pedih, (139) (yaitu) orang-orang yang mengambil orang-orang kafir menjadi teman-teman penolong dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Apakah mereka mencari kekuatan di sisi orang kafir itu? Maka sesungguhnya semua kekuatan kepunyaan Allah [An Nisa”,138-139]

***

LARANGAN MENSHALATI JENAZAH ORANG MUNAFIK

Al Quran :

وَلَا تُصَلِّ عَلَىٰ أَحَدٍ مِّنْهُم مَّاتَ أَبَدًا وَلَا تَقُمْ عَلَىٰ قَبْرِهِ ۖ إِنَّهُمْ كَفَرُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَمَاتُوا وَهُمْ فَاسِقُونَ

Dan janganlah kamu sekali-kali menyembahyangkan (jenazah) seorang yang mati di antara mereka, dan janganlah kamu berdiri (mendoakan) di kuburnya. Sesungguhnya mereka telah kafir kepada Allah dan Rasul-Nya dan mereka mati dalam keadaan fasik. (QS. At Tawbah : 84)

***

Di tengah ramainya berita soal mayat teman Ahok yang mengaku Muslim dipersilakan untuk tidak dishalati di masjid-masjid itu timbul semacam “kabar gembira” terhadap obyek tersebut. Di antaranya sebagai berikut.

Kagak usah khawatir kepada yg mengaku umat islam tapi mendukung dan memilih ahok..bila nanti mati selain PGI siap memberkati anda para kecebong juga sudah menyiapkan pula kain kafan kotak2 untuk anda.. =D

fb Syarifah Lulu Assegaf – 26 Februari ·

***

Dari pihak gereja dikabarkan tidak pernah menyatakan soal seperti itu. Kalau begitu, secara gampangnya dapat disimpulkan, di dunia ini saja, mereka yang mengaku muslim namun pilih berteman dengan penista agama itu nasibnya ditolak oleh dua belah pihak: ditolak oleh masjid-masjid, sedangkan oleh gereja pun tidak pernah ada kata tentang mau menerimanya. Laa ilaa haaulaa’ walaa  ilaa haaulaa’ (Tidak kepada mereka dan tidak juga kepada mereka)

 -Berikut ini beritanya.

***

Mayat Teman Ahok Tidak Diurus, Seluruh Gereja DKI Siap Urus Jenazah Muslim Pendukung Ahok?

Pembentangan spanduk ”Tolak Salatkan Jenazah Pendukung dan Pembela Penista Agama” begitu menggegerkan publik. Tak hanya itu, berita yang menyatakan bahwa Persatuan Gereja Indonesia (PGI) siap memberkati jenazah muslim pendukung Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok juga viral di media sosial. Nah, pada Minggu (26/2), PGI membantah berita itu. Kabar itu adalah hoax.

“Melalui siaran pers ini, kami menyataka bahwa informasi tersebut tidak benar, bohong atau hoax. Sebab PGI tak pernah membuat pernyataan seperti itu, baik secara lisan maupun tertulis,” ujar Kepala Humas PGI Jeirry Sumampow dalam keterangan tertulisnya kepada redaksi, Minggu (26/2).*/gemarakyat.id – February 27, 2017

(nahimunkar.com)