Rezky Apdaensyah (19) anggota Ormas FBI yang tertangkap tangan membawa senjata api (photo/design : Istimewa)


JAKARTA – Salah seorang anggota Ormas Forum Bhayangkara indonesia (FBI) bentukan China, Rezky Apdaensyah (19) terpaksa berurusan dengan polisi. Karena didapati membawa senjata api laras pendek, Minggu (1/1/2017) pukul 21.00 WIB.

Rezky dibekuk Polisi kala itu tengah asyik bermadu kasih dengan teman perempuannya di atas sepeda motor di SPBU Villa Dago, Pondok Benda, Pamulang, Tangerang Selatan.

Kepala Subbag Humas Polres Tangsel, AKP Mansuri, menceritakan penangkapan itu bermula pada kecurigaan tim buru sergap tengah berpatroli di daerah tersebut. Melihat gelagat yang tidak biasa. Anggota tim kemudian mendatangi Rezky, lalu menggeledah badan dan pakaiannya. Dan ditemukanlah senjata jenis pistol tersebut.

“Saat pengeledahan dibadan yang bersangkutan, ditemukan satu pucuk senjata api laras pendek S&W Colt yang tersimpan di dalam jaket,” kata Mansuri, Senin (2/1/2017).

Selain senjata api, Polisi juga menemukan kantong kain berwarna hitam berisikan 10 butir peluru tajam. Sembilan butir diantaranya masih aktif dan satu butir berupa selongsong kosong.

Polisi juga menemukan kartu anggota ormas FBI ( Forum Bhayangkara Indonesia) bentukan China dari tangan Rezky. Polisi Lalu menggelandang Rezky ke Polsek Pamulang untuk pemeriksaan lebih lanjut. Mansuri belum bisa memastikan motif yang bersangkutan membawa pistol.

Sementara itu, Warga sekitar yang ikut menyaksikan penangkapan tersebut mengungkapkan kecemasannya adanya Ormas bentukan China yang menenteng nsenjata api di Indonesia. Seperti yang dikemukakan oleh Mahmudin kepada waretawan.

” Waduh mas, ini lah dampak bila warga asing diijinkan bentuk ormas di NKRI. Sekarang mereka sudah berani petantang-petenteng bawa senjata api. Bikin cemas warga. Kalau Polisi tidak bisa menindak. Apa iya Polisi menjadi bekingnya? Namanya aja ada bawa-bawa Bhayangkara, ” terang Mahmudin gusar.

Kontributor : Fredy Malowa
Editor : Syaila Marhen

Sumber: pikirkan.com

(nahimunkar.com)