Kenapa lebih exist pertanyaan “Sudah berapa kitab sudah antum khatamkan?” Kenapa tidak ada pertanyaan, “Sudah berapa kitab isinya kamu amalkan?”

Karena mengamalkan itu lebih berat daripada sekadar membaca, bahkan sekalipun paham betul. Hidayah itu ada dua: hidayah irsyad (petunjuk ilmu) dan hidayah taufiq. Yang pertama, sekadar dapat ilmu. Yang kedua, sudah sampai tahap amal yang luar dalam bagus.

Kita semua malu toh kalau bertanya pada diri sendiri, “Sudah amalkan kandungan al-Qur’an?”

Semua hafizh ketika ditanya, “Sudah berapa qira’ah yang dikuasai?” Tetap pede jawab, “Baru satu, akh.”

Kalau ditanya, “Dari satu qira’ah saja, sudah berapa ayat yang diamalkan?” Langsung ngeper.

Apalagi kita? Tapi semakin banyak ilmu seseorang, semakin banyak beban. Ia baru jadi semakin mulia jika ia mengamalkan. Jika tidak, malah bisa lebih parah dari yang tidak berilmu.

Hasan Al-Jaizy Al-Jaizy

(nahimunkar.com)