ilustrasi


INSPIRADATA. Ajang merayakan tahun baru banyak dilakukan oleh masyarakat diberbagai belahan dunia. Anak-anak hingga tua berkumpul guna memeriahkan ajang pergantian tahun Masehi.

Namun, Kaum muda menjadi sorotan utama dalam perayaan ini. Mengapa? Karena di momen tahun baru banyak muda-mudi melakukan kegiatan prostitusi dengan alasan menciptakan momen ‘kenangan’.

Niatnya menciptakan kenangan manis tapi malah berbuah pahit. Merasakan kenikmatan fana hanya dalam beberapa waktu, namun menderita sampai seumur hidup, itulah akibat diperbudak nafsu.

Seperti berita yang beredar di media sosial, setelah perayaan tahun baru, banyak alat kontrasepsi bertebaran di tempat perayaan tahun baru. Itu artinya, banyak pasangan yang tidak halal melakukan hubungan suami istri dengan ilegal alias zina.

Jika pengunjung di malam perayaan tahun baru adalah mayoritasnya anak muda atau bahkan masih di bawah umur, atau natabene belum menikah, artinya berapa banyak anak Indonesia yang telah kehilangan keperawanan dan keperjakaannya?

Lebih lanjut, jika hal itu terjadi di satu wilayah dan dikalikan dengan wilayah tersebar di penjuru Indonesia, berapa anak Indonesia yang akan hamil di luar nikah? Berapa banyak bayi yang akan di aborsi pasca perayaan tahun baru Masehi? Berapa banyak orangtua yang kehilangan anak gadisnya?[]/ http://www.inspiradata.com 20 hours ago by tia apriati wahyuni0

***

Zina Merupakan Perbuatan Yang Sangat Buruk Dan Tercela.

Sebagaimana Allah Azza wa jalla berfirman :

وَلا تَقْرَبُوا الزِّنَا إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلا (٣٢)

Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk. [al-Isrâ’/17: 32]

Dalam ayat lain, Allah Azza wa jalla berfirman :

وَالَّذِينَ لا يَدْعُونَ مَعَ اللَّهِ إِلَهًا آخَرَ وَلا يَقْتُلُونَ النَّفْسَ الَّتِي حَرَّمَ اللَّهُ إِلا بِالْحَقِّ وَلا يَزْنُونَ وَمَنْ يَفْعَلْ ذَلِكَ يَلْقَ أَثَامًا (٦٨)

يُضَاعَفْ لَهُ الْعَذَابُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَيَخْلُدْ فِيهِ مُهَانًا (٦٩)

Dan orang-orang yang tidak menyembah ilah yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barangsiapa yang melakukan demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa (nya), (yakni) akan dilipatgandakan azab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina, [al-Furqân/ 25:68-69]

Dalam ayat ini, Allah Azza wa jalla menyebutkan perbuatan zina setelah perbuatan syirik dan setelah pembunuhan terhadap jiwa yang diharamkan Allah Azza wa jalla. Ini menunjukkan betapa perbuatan zina itu sangatlah buruk.

Dalam ayat lain, Allah Azza wa jallamenyebutkan sanksi bagi pelaku perbuatan nista ini. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :

الزَّانِيَةُ وَالزَّانِي فَاجْلِدُوا كُلَّ وَاحِدٍ مِنْهُمَا مِائَةَ جَلْدَةٍ وَلا تَأْخُذْكُمْ بِهِمَا رَأْفَةٌ فِي دِينِ اللَّهِ إِنْ كُنْتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ وَلْيَشْهَدْ عَذَابَهُمَا طَائِفَةٌ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ (٢)

Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka deralah tiap-tiap seorang dari keduanya seratus kali dera, dan janganlah belas kasihan kamu kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Allah, jika kamu beriman kepada Allah, dan hari akherat, dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan dari orang-orang yang beriman. [an-Nûr/24:2]

Para ulama mengatakan : “ini sanksi bagi perempuan dan lelaki yang berzina apabila keduanya belum menikah. Sedangkan bila telah bersuami atau pernah menikah maka keduanya dirajam (dilempari) dengan batu hingga mati.

Dalam hadits yang shahih dinyatakan

لاَ يَزْنِي الزَّانِي حِينَ يَزْنِي وَهْوَ مُؤْمِنٌ

Tidaklah orang yang berzina itu beriman saat dia melakukan perbuatan zina [HR al-Bukhâri dan Muslim]

Dalam hadits lain dinyatakan:

مَنْ زَنَى وَشَرِبَ الْخَمْرَ نَزَعَ اللَّهُ مِنْهُ الإِيمَانَ كَمَا يَخْلَعُ الإِنْسَانُ الْقَمِيصَ مِنْ رَأْسِهِ .

Siapa yang berzina atau minum khamr maka Allah mencabut keimanan dari orang itu sebagaimana seorang manusia melepas bajunya dari arah kepalanya. [HR al-Hâkim dari hadits Abu Hurairah Radhiyallahu anhu dan as-Suyûthi memberi symbol sahih]

Zina yang terburuk adalah menzinahi ibunya sendiri, putrinya, saudari atau mahramnya yang lain. Dalam hadits dinyatakan:

مَنْ وَقَعَ عَلَى ذَاتِ مَحْرَمٍ فَاقْتُلُوهُ

Siapa yang menzinahi mahramnya maka bunuhlah! [HR al-Hâkim dan beliau shahihkan]

Pezina menyeburkan diri pada adzab di sebuah tungku api neraka yang bagian atasnya sempit dan bawahnya luas. Sebuah tempat yang pernah disaksikan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk menyiksa para pezina. [lihat HR al-Bukhâri dalam shahihnya dari sahabat Samurah bin Jundab Radhiyallahu anhu].

Perbuatan zina membuka peluang bagi keluarganya untuk terjerumus dalam perbuatan serupa. Dalam pepatah dikatakan :

كَمَا تَدِيْنُ تُدَانُ

Engkau akan dibalas sesuai dengan perbuatanmu

Dihari kiamat pelaku zina akan dihadapkan pada orang yang istrinya dizinai untuk diambil pahala kebaikannya sesuka sang suami sehingga tidak tersisa kebaikan sedikitpun

 Anggota tubuh seperti tangan, kaki, kulit, telinga, mata dan lisan akan memberikan persaksian yang menyakitkan. Allah Azza wa jalla berfirman :

يَوْمَ تَشْهَدُ عَلَيْهِمْ أَلْسِنَتُهُمْ وَأَيْدِيهِمْ وَأَرْجُلُهُمْ بِمَا كَانُوا يَعْمَلُونَ (٢٤)

Pada hari (ketika) lidah, tangan dan kaki mereka menjadi saksi atas mereka terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan. [an-Nûr/ 24:24].

(Dipetik sebagian dari majalah As-Sunnah Edisi 09/Tahun XII/Dzulhijjah 1429/2008M. Penerbit Yayasan Lajnah Istiqomah Surakarta, Diterjemahkan dari kutaib Khatarul Jarîmah al khuluqiyah, karya Syaikh Abdullah bin Jârullah bin Ibrâhîm al jârullâh).

***

Azab karena Membiarkan Kemunkaran

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda

إِنَّ اللهَ عَزَّ وَجَلَّ لاَ يُعَذِّبُ الْعَامَّةَ بِعَمَلِ الْخَاصَّةِ حَتَّى يَرَوْا الْمُنْكَرَ بَيْنَ ظَهْرَانَيْهِمْ وَهُمْ قَادِرُونَ عَلَى أَنْ يُنْكِرُوهُ فَلاَ يُنْكِرُوهُ فَإِذَا فَعَلُوا ذَلِكَ عَذَّبَ اللهِ الْخَاصَّةَ وَالْعَامَّةَ

Sesungguhnya Allah tidak mengazab manusia secara umum karena perbuatan khusus (yang dilakukan seseorang atau sekelompok orang) hingga mereka melihat kemungkaran di tengah-tengah mereka, mereka mampu mengingkarinya, namun mereka tidak mengingkarinya. Jika itu yang mereka lakukan, Allah mengazab yang umum maupun yang khusus. (HR Ahmad).

Nabi saw. menjelaskan, maraknya zina dan riba sebagai penyebab kehancuran sebuah masyarakat. Rasulullah saw. bersabda:

إِذَا ظَهَرَ الزِّنَا وَالرِّبَا فِي قَرْيَةٍ فَقَدْ أَحَلُّوْا بِأَنْفُسِهِمْ عَذَابَ الله‏ِ

Apabila zina dan riba telah tampak di suatu kampung, sesungguhnya mereka telah menghalalkan azab Allah bagi mereka. (HR ath-Thabarani dan al-Hakim).

Membiarkan merajalelanya kemunkaran akan mengakibatkan kerusakan. Kerusakan, atau azab yang terjadi akibat perbuatan maksiat atau munkar itu tidak hanya menimpa pelakunya, namun juga orang lain yang tidak terlibat langsung. Realitas ini digambarkan Rasulullah saw. dengan sabdanya:

مَثَلُ الْقَائِمِ عَلَى حُدُوْدِ اللهِ وَالْوَاقِعِ فِيْهَا كَمَثَلِ قَوْمٍ اسْتَهَمُوْا عَلَى سَفِيْنَةِ فَأَصَابَ بَعْضُهُمْ أَعْلَاهَا وَبَعْضُهُمْ أَسْفَلَهَا فَكَانَ الَّذِيْنَ فِيْ أَسْفَلَهَا إِذَا اسْتَقَوْا مِنَ الْمَاءِ مَرُّوا عَلَى مَنْ فَوْقَهُمْ فَقَالُوْا لَوْ أَنَّا خَرَقْنَا ِفي نَصِيْبِنَا خَرْقًا وَلَمْ نُؤْذِ مَنْ فَوْقَنَا فَإِنْ يَتْرُكُوْهُمْ وَمَا أَرَادُوْا هَلَكُوْا جَمِيْعًا وَإِنْ أَخَذُوْا عَلَى أَيِدِيْهِمْ نَجَوْا وَنَجَوْا جَمِيْعاً

Perumpamaan orang-orang yang menegakkan hukum-hukum Allah dan orang-orang yang melanggarnya bagaikan suatu kaum yang berbagi-bagi tempat di sebuah kapal, sebagian dari mereka ada yang mendapatkan bagian atas kapal, dan sebagian lainnya mendapatkan bagian bawahnya. Orang-orang yang berada di bagian bawah kapal, jika hendak mengambil air, melewati orang-orang yang berada di atas mereka. Mereka berkata, “Seandainya kita melubangi bagian kita dari kapal ini, niscaya kita tidak akan mengganggu orang-orang yang berada di atas kita.” Apabila mereka semua membiarkan orang-orang tersebut melaksanakan keinginannya, niscaya mereka semua akan binasa; jika mereka mencegah orang-orang tersebut, niscaya mereka selamat dan menyelamatkan semuanya. (HR al-Bukhari).

***

Pada Perayaan Tahun Baru, Kondom ‘Membungkus’ Daerah Ini

Penulis: Yusri

Editor: Almaliki

RAKYATKU.COM, POLMAN – Jelang malam pergantian tahun di Polewali Mandar Sulawesi Barat, kondom terbukti laris. Pantauan Rakyatku.com di beberapa apotek di Polman beberapa hari terakhir, kondom semakin lengket dengan konsumen yang memanfaatkan momen pergantian tahun ini.

“Dua hari terakhir ini, banyak pembeli kondom di sini. Saya kurang tahu kalau pembeli itu sudah berkeluarga atau belum,” ujar Ardi, karyawan apotek di salah satu pasar Sentral Pekkabat Polman, Sabtu (31/12/2016).

“Banyak anak muda yang beli. Perempuan, juga lelaki. Saat mereka ditanya sudah menikah, rata-rata mereka menjawab disuruh paman atau bibinya,” tambahnya.

Tak hanya itu, obat batuk cair juga laris manis terjual, peminatnya masih belia. Rakyatku bahkan sempat bertanya pada pembelinya, ia yang tak mau dimuat namanya. “Mau dipakai mencampur minuman. Maklumlah, anak muda,” ujarnya bercanda./ http://news.rakyatku.com

***

Kondom Laris Manis Jelang Tahun Baru, Nih Datanya

JPNN.com – Penjualan kondom di Kalimantan Barat jelang pergantian tahun meningkat tajam.

Terutama kondom yang dijual toko di dekat hotel atau penginapan.

Misalnya di Indomaret yang berada di Jalan RE Martadinata.

Di minimarket itu, sebanyak 20 kotak kondom dari sepuluh merek terjual.

Peningkatan juga terjadi di Indomaret di Jalan Gajah Mada.

Sebanyak 39 kotak dari sebelas merek dibeli warga.

“Malam tahun baru nanti lebih banyak lagi yang membeli,” kata penjaga toko yang namanya tak mau disebutkan kepada Rakyat Kalbar, Jumat (30/12).

Penjualan kondom di Indomaret lain di Jalan Gajah Mada juga meningkat.

Sebanyak 44 kotak terjual sepanjang 24-30 Desember.

Bahkan, Jumat (10/12) kemarin, sebelas kotak berhasil dijual.

 “Mereka yang membeli alat kontrasepsi tersebut konsumennya beragam. Ada yang muda maupun tua,” ujar penjaga toko.

Sedangkan di Indomaret Jalan Hijas, terhitung 24-30 Desember, kondom yang terjual sebanyak hanya sebelas kotak.

Menurut karyawan toko, konsumen yang datang biasanya wanita.

Menanggapi hal tersebut, Pemkot Pontianak meminta pemilik motel atau hotel tak memberikan kesempatan kepada tamu untuk menjalankan aksi kejahatannya di penginapan.

Khususnya pengunjung yang akan melakukan perbuatan tak semestinya.

Salah satu caranya adalah dengan memasang CCTV.

“Jika masih bandel, tak mau ikut aturan, maka usahanya akan kami tutup,” terang Wakil Wali Kota Edi Rusdi Kamtono. (rakyat kalbar)/ http://www.jpnn.com

***

MUI SOROTI MARAKNYA PENYALAHGUNAAN KONDOM JELANG TAHUN BARU

by Yari December 27, 2016

Makassar, KABAROKE — Ketua Majelis Ulama (MUI), KH Ma’ruf Amin, menyoroti maraknya peredaran dan penyalahgunaan alat kontrasepsi seperti kondom menjelang tahun baru. Ia meminta agar kepolisian bisa mencegah penyalahgunaan dan peredaran kondom tersebut yang berimplikasi pada rusaknya generasi bangsa.

Ma’ruf mengatakan jelang tahun baru fenomena penyalahgunaan alat kontrasepsi oleh remaja setiap tahun terus meningkat. Padahal, peredaran alat kontrasepsi seperti kondom sudah dibatasi peredarannya.

“Alat kontrasepsi itu kan diperuntukkan untuk yang membutuhkan. Untuk supaya menjarangkan kehamilan,” kata Ma’ruf Amin usai membuka Rapat Kerja Daerah dan Ta’aruf MUI Sulawesi Selatan, di Hotel Sahid Jaya Makassar, Selasa, 27 Desember 2016.

Pihak kepolisian menurutnya harus mengambil tindakan pencegahan terkait fenomena tersebut.

 “Kalau itu digunakan untuk berbuat (layaknya pasangan suami-istri) untuk supaya mencegah tidak hamil itu disalahgunakan namanya. Kalau sudah ada informasi dan ada laporan, kita minta kepada pihak kepolisian untuk bertindak,” ujarnya. (Yasir)/ http://kabaroke.com

(nahimunkar.com)