Walikota Jambi H Sy Fasha menutup Hotel Novita terkait pohon natal dengan lafaz Allah


Tulisan lafaz Allah yang diletakkan di bawah pohon natal, Jumat (23/12/2016), memicu protes keras warga Jambi. Media sosial juga langsung heboh ketika foto-foto dan videonya menyebar.

Tidak menunggu lama, Walikota Jambi H Sy Fasha menggelar rapat Forkopinda, malam itu juga. Akhirnya disepakati keputusan untuk menutup hotel Novita.

Usai rapat, Fasha langsung mendatangi lokasi dan menutup sendiri hotel tersebut.

“Maaf hotel ini dihentikan operasinya” demikian tulisan yang ditandatangani oleh Walikota Jambi H. Sy Fasha, seperti dikutip Kantor Berita Jambi.

Ketika wartawan datang ke hotel tersebut sekira pukul 23:00 WIB, lampu depan Hotel Novita telah dimatikan. Hotel itu menjadi gelap gulita, meskipun banyak warga yang berdatangan ke lokasi.

Tidak jelas bagaimana nasib pengunjung hotel apakah dipindahkan atau tetap berada di dalam hotel.

Seperti diberitakan sebelumnya, warga Jambi dihebohkan dengan adanya Miniatur pohon natal di hotel Novita. Pasalnya, di bawah pohon natal itu ditulisi lafaz Allah dari butiran hiasan. Warga memprotes karena tidak sepantasnya ada lafaz Allah dalam hiasan natal. Apalagi jika diletakkan di bawah, yang bisa menyinggung umat Islam.

Menurut pengunjung, tulisan lafaz Allah itu telah ada sejak sore. [Ibnu K/Tarbiyah.net]

http://www.tarbiyah.net/

***

Lafaz Allah Dituliskan di Bawah Pohon Natal, Pengunjung Hotel Heboh

Pengunjung hotel ini heboh. Pasalnya, ada lafaz Allah di bawah miniatur pohon natal, Jumat (23/12/2016) malam. Lafaz dalam huruf Arab itu dibuat dari butiran-butiran hiasan putih. Di atas sebidang karpet berwarna hijau, lafaz itu terlihat jelas.

Miniatur pohon natal bertuliskan lafaz Allah yang berada di hotel Novita Jambi itu membuat sejumlah orang berdatangan. Kehebohan muncul karena tidak sepantasnya ada lafaz Allah dalam hiasan natal. Apalagi jika diletakkan di bawah, yang bisa menyinggung umat Islam.

Menurut pengunjung, tulisan lafaz Allah itu telah ada sejak sore tadi. Namun tidak diketahui siapa pelakunya, meskipun diyakini bahwa tulisan lafaz Allah itu pasti disengaja.

“Benar sudah ada dari sore tadi, saya juga tidak perhatian betul tahunya sudah ramai dikerumuni,” kata salah seorang pengunjung Hotel Novita seperti dikutip Jambiupdate.

Pihak kepolisian yang mendapat laporan kemudian bertindak sigap mendatangi hotel Novita. Tulisan lafaz Allah itu pun segera dihapus agar tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan. Polisi juga melakukan penyelidikan siapa pelaku di balik perbuatan yang bisa memancing polemik itu. [Ibnu K/Tarbiyah.net]

http://www.tarbiyah.net/

(nahimunkar.com)