Mie yang satu ini sedang hits sekali Tetapi banyak yang belum tahu permasalahan kehalalnya. Lah KAN ADA LOGO HALALNYA? Eitss tunggu dulu.

1. Jangan sampai mempercayai semua labelllogo halal karena beberapa orang Korea tidak tahu dengan pasti inti kata ‘Halal’ dan cuma menggunakannya untuk menghasilkan duit.

2. Saya berikanlah sedikit : a. Seandainya datang dari hewan haram = jadi mutlak semuanya produk yang dibuatnya berupa haram. b. Apabila datang dari hewan halal = jadi prasyarat mutlak yaitu tata langkah penyembelihan yang sama dengan syariat Islam (menyampaikan nama Allah saat penyembelihannya). Yang dinyatakan ‘produk’ dalam point 2 ini bukan hanya daging, namun semuaa-muaanyaa… ya dagingnya, kulit. tulang, gelatin. enzim. dan semua product turunnannya.

Berkaitan tulisan saya terlebih dahulu tentang Ramen yang dikira mempunyai kandungan babi. Ada banyak poin yang perlu di ketahui : 

1. Ramen yang masuk ke Indonesia itu, beberapa mempunyai kandungan babi beberapa lagi tidak mempunyai kandungan babi. Info ini dari satu di antara rekan di BPOM. Hingga kita kenali bila BPOM memang telah berusaha keras untuk mengatasi product ini. Info kelanjutan mengenai ini kita tunggulah pernyataan RESMI dari yang berwenang yaa (LPPOM MUI & BPOM).

2. Jadi apa yang dapat diakukan dengan cara personal??? Berhentilah mengkonsumsi yang syubhat (mencurigakan). Karena kita tidak tahu product mana yang mempunyai kandungan babi dan mana yg tidak, langkah terbaik yaitu menjauhi yang syubhat. Hingga ada kejelasan yang tentu. Lagian tidak makan 1 type makanan saja, akan tidak buat kita mati, terlebih cuma mie gitu Ihu000

3. Logo halal yang tertulis dikemasan ini. tidak dari lembaga internasional (korea) yang diakui oleh MUI. Click disini untuk Daftar Instansi Halal didunia yang diakui MUI : http://www.halalmulorglmui14/index. phplmain/gotosection171361pagell

Maksud link di atas itu begini : bila product itu masuk ke indonesia dari negara korea, jadi halal yang tercatat harus dari lembaga sertifikasi halal negara korea yang diakui oleh MUI. Atau sebaiknya perusahaan importir (yang ada di Indonesia) mendaftarkan Sertifikasi Halal MUI agar bisa diaudit oleh MUI dan memakai Logo Halal MUI bila dinyatakan layak (halal).

4. Mengecheck product yang telah disertifikasi halal MUI :

  • Click di link ini : http :// www.halalmulorglmuil4lindex.phplmainIceklogin_halallproduk_halal_masuk/1 • Dapat di search lewat langkah on-line atau di unduh • Perhatikan logo halal • Kemukakan pertanyaan ke LPPOM MUI ([email protected] org)
  • Jeli lewat SMS (Khusus Telkomsel, Indosat dan XL). catat NAMA PRODUK _ HALAL kirim ke 98555

5. LPPOM MUI berbeda dengan BPOM. LPPOM MUI untuk ijin halal (Sertifikat Halal), BPOM untuk ijin kesehatan (MD/ML/PIRT).

6. Tentang Kode E dalam product. Banyak yang kemukakan pertanyaan mengenai ini, baiknya saya berikanlah link press release MUI-nya saja ya : http :// wAwhalaimui. orginewNIUI/index. phpfmainideth_page/8/1 41 2/30/1

Saksikan pada paragraf ke-3. point ke-2, khususnya kalimat paling akhir.

7. Link yang saya pakai pada point-point di atas selekasnya saya ambillah dari lembaga yang berwenang MUI di Halalmui. org, tidak dari link informal terlebih ilegal. So. it trusted.

Saya ini siapa ko berani-beraninya kasih info sejenis ini??? Saya tidaklah siapa-siapa dan tidaklah orang juga penting. Hanya hamba Allah yang ditakdirkan tahu sedikit tentang seluk beluk halal dan berupaya berbagi yang sedikit itu

Sumber : mediapopuler95.com

(nahimunkar.com)