Aksi demonstrasi jutaan umat muslim menuntut penuntasan perkara penistaan agama yang melibatkan Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama atau biasa disapa Ahok. Foto/Dok/SINDOnews/Ilustrasi.


JAKARTA – Aparat keamanan diminta mengantisipasi munculnya gelombang besar protes dari umat Islam atas perilaku Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama atau biasa disapa Ahok terhadap Rois Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Maruf Amin. Umat Islam merasa tersinggung atas perlakuan Ahok kepada Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu.

Mantan Staf Khusus Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) Andi Arief mengingatkan, perilaku Ahok dianggap keterlaluan. Menurutnya perlaku Ahok telah menghina tokoh MUI sekaligus PBNU itu.

“Pihak keamanan harus waspada, apa yang diperlakukan pada Rais Aam NU ini harus diwaspadai reaksi balik di akar rumput. Saya mengingatkan,” ujar Andi dalam akun Twitter @andiariefaa, Rabu (1/2/2017).

Dia mengingatkan, sebaiknya Ahok tahu batasan moral. Dia menambahkan, ucapan dan perilaku bisa menimbulkan dampak, baik negatif maupun positif.
“Sudah melampaui batas, menghina Rais Am NU. Sudah melampaui batas, politik itu ada batas moralnya,” ucapnya.  (kur)

Sumber: nasional.sindonews.com

(nahimunkar.com)