“Tuhan” Dituntut 10 Tahun Penjara

Ahmad Tantowi, pimpinan aliran Surga Eden, yang menganggap dirinya sebagai Tuhan dituntut hukuman 10 tahun penjara untuk kasus dugaan penistaan agama dan 6 tahun penjara untuk kasus pelecehan seksual.

CIREBON – Ahmad Tantowi, pimpinan aliran Surga Eden, yang menganggap dirinya sebagai Tuhan dituntut hukuman 10 tahun penjara untuk kasus dugaan penistaan agama dan 6 tahun penjara untuk kasus pelecehan seksual.

Tuntutan tersebut dibacakan Jaksa Penuntut Umum dalam persidangan yang berlangsung tertutup di PN Sumber, Rabu (18/8/2010).

“Berdasarkan fakta-fakta di persidangan kami menuntut terdakwa hukuman 10 tahun penjara atas penodaan agama sebagaimana pasal 289 KUHP dan hukuman 6 tahun penjara berkaitan dengan kesusilaan, sesuai pasal 56 jo 289 KUHP,” ujar JPU, Suharso.

Persidangan dihadiri puluhan massa dari sejumlah ormas Islam seperti FPI, Gerakan Anti Pemurtadan dan Aliran Sesat (Gapas), Gerakan Reformis Islam (Garis), serta beberapa ormas Islam lainnya yang datang dari sejumlah daerah. Mereka mengaku kecewa dengan tuntutan JPU yang dinilai ringan.

“Tuntutan sepuluh tahun untuk pelaku penistaan agama ini sangat melukai umat Islam. Seharunya JPU menuntut terdakwa dengan hukuman mati,” ujar Ujang dari Forum Silaturahmi Kota Wali.

Kekecewaan serupa disampaikan Ketua Gapas, Andi Mulia yang meminta terdakwa dihukum seberat-beratnya karena menurutnya kasus ini sangat menjijikkan , karena ada orang mengaku Tuhan tetapi melakukan pencabulan dan pencabulannya atas nama kesucian Islam.

“Seharunya JPU menuntut terdakwa dengan hukuman seberat-beratnya,” kata Andi kecewa.Seperti Seperti diketahui, kasus ini terbongkar setelah adanya laporan dari mantan pengikutnya, Andi, 40 mantan Pengikut Surga ADN, Ahmad Tantowi. Andi melaporkan kasus ini karena tidak terima istrinya diperlakukan tidak senonoh oleh tersangka yang mengaku sebagai tuhan.

By ardi.januar, okezone.com, Updated: 8/18/2010 8:24 AM

http://news.id.msn.com/okezone

(nahimunkar.com)