Warga Bogor Buang Tabung Gas Elpiji ke Sungai

Kamis, 29 Juli 2010 – 00:01 wib

BOGOR– Sejumlah warga Ciseeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, ramai-ramai membuang tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram ke Sungai Ciseeng, siang tadi.

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes atas maraknya kejadian ledakan yang dipicu tabung gas. Aksi lempar tabung gas ke sungai dilakukan setelah prosesi Pemilu Migas yang diikuti ratusan warga Ciseeng, Rabu (28/7/2010).

Dalam pemilu kali ini partai minyak tanah kembali berjaya dan berhasil mengalahkan partai tabung gas. Hasil akhir pemilu menyatakan partai minyak tanah menang telak dengan 396 suara. Sementara yang memilih gas hanya 9 orang dan abstain atau suara tidak sah 4 suara.

Menyambut kemenangan ini para pendukung partai minyak tanah langsung membuang beberapa tabung gas ukuran tiga kilogram ke sungai Ciseeng yang berada di sekitar lokasi pemungutan suara.

“Aksi ini merupakan upaya warga setempat untuk mengetahui sejauh mana animo masyarat yang menginginkan menggunakan gas atau minyak tanah sebagai bahan bakar untuk memasak,” ujar salah seorang panitia pemilu migas Thamrin di Bogor.

Pantauan di lapangan, sejak pagi masyarakat begitu antusias mengikuti pemilihan umum minyak dan gas ini. Mereka berduyun-duyun menghampiri tempat pemungutan suara sebagaimana layaknya sebuah pemilu.

Warga menyambut pemilihan unik ini dengan mendaftar sebagai peserta. Menurut panitia, acara serupa akan digelar di seluruh Indonesia. Dalam waktu dekat, panitia akan menggelar Pemilu Migas di Cianjur, Jawa Barat, Kalimantan, dan Sulawesi.

“Kami meminta agar pemerintah tidak memaksakan kehendak menggunakana gas elpiji,” ujar Salbiyah, salah seorang peserta Pemilu Migas.(Endang Gunawan/Global/ful) okezone