وَإِذَا قِيلَ لَهُمْ لَا تُفْسِدُوا فِي الْأَرْضِ قَالُوا إِنَّمَا نَحْنُ مُصْلِحُونَ (11) أَلَا إِنَّهُمْ هُمُ الْمُفْسِدُونَ وَلَكِنْ لَا يَشْعُرُونَ [البقرة/11، 12]

Ya Allah, Apakah Kami Sudah Merdeka?

Merdeka adalah kebebasan tak bertepi untuk beribadah

Bebas menjalankan dan mengekspresikan perintah agama

Terbebas dari paham dan aliran sesat yang mencemari akidah

Terbebas dari pemikiran liberal yang menipu logika

Merdeka adalah bebas dari rasa takut

Rasa takut yang ditimbulkan oleh ancaman bom elpiji

Yang mengintai setiap rumah di penjuru nusantara

Yang daya ledaknya mampu membunuh seisi keluarga miskin

Merdeka adalah bebas dari perasaan khawatir

Kekhawatiran yang tumbuh akibat maraknya makanan tak halal

Makanan berformalin dan makanan mengandung pewarna tekstil

Makanan sehat yang mahal dan tak terjangkau

Merdeka adalah bebas dari birokasi yang korup

Bebas dari pungli dan manipulasi

Yang hanya menguntungkan diri sendiri

Bebas dari kolusi pejabat dengan penjahat ekonomi

Merdeka adalah bebas dari perasaan sangsi

Kesangsian yang ditimbulkan oleh produk berlabel syari’ah

Namun belum seutuhnya patuh kepada syari’ah Islam

Kesangsian yang ditumbuhkan oleh kezaliman dan kemunkaran

Yang dibungkus dengan amal soleh untuk memperdaya umat

Padahal, kesalehan sesunguhnya tidak dapat berdampingan

dengan kezaliman dan kemunkaran

Ya Allah,

Apakah kami sudah merdeka…

Bila saudari perempuan kami masih ada yang dilarang berjilbab

Bila sudara laki-laki kami masih ada yang dilarang shalat Jum’at

Bila saudara-saudari kami banyak yang mati dan luka-luka

Akibat ledakan bom gas elpiji

Ya Allah,

Apakah kami sudah merdeka…

Bila saudara-saudari kami pedagang kecil dikejar-kejar aparat

Yang digaji dari uang rakyat

Bila saudara-saudari kami pedagang kecil dipukuli aparat

Sebagaimana terjadi di masa penjajahan Belanda dahulu…

Apakah kami sudah merdeka?

وَإِذَا قِيلَ لَهُمْ لَا تُفْسِدُوا فِي الْأَرْضِ قَالُوا إِنَّمَا نَحْنُ مُصْلِحُونَ (11) أَلَا إِنَّهُمْ هُمُ الْمُفْسِدُونَ وَلَكِنْ لَا يَشْعُرُونَ [البقرة/11، 12]

11. Dan bila dikatakan kepada mereka:”Janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi[24]“. Mereka menjawab: “Sesungguhnya kami orang-orang yang mengadakan perbaikan.” Asbabun nuzul

[24]. Kerusakan yang mereka perbuat di muka bumi bukan berarti kerusakan benda, melainkan menghasut orang-orang kafir untuk memusuhi dan menentang orang-orang Islam.

12. Ingatlah, sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang membuat kerusakan, tetapi mereka

tidak sadar. (QS Al-Baqarah: 12).

Jakarta, Agustus 2010