Ilustrasi: detiknews.com

JAKARTA – Mantan menteri Hukum dan HAM, Yusril Ihza Mahendra, menunggu gebrakan ketua KPK terpilih, Abraham Samad, untuk menuntaskan kasus Century. Menurut Yusril, lawan yang akan dihadapi oleh Abraham dalam menuntaskan kasus Century ini tidak main-main.

Yusril menganalogikan lawan yang akan dihadapi Abraham dengan Raja Namrudz, raja yang memerintah dengan sangat zalim pada masa Nabi Ibrahim. “Ini kan Abraham melawan Raja Namrudz,” kata Yusril dalam diskusi bertajuk “Solusi dan Komitmen Mengurai Skandal Century Rp 6,7 Triliun, Keterlibatan SBY-Boediono dan Penuntasannya”  di kampus UKI Jakarta.

Yusril memberikan kesempatan kepada Abraham Samad untuk berjuang menuntaskan kasus Century seperti perjuangannya Nabi Ibrahim. “Kalau Ibrahim lawan Raja Namrudz, biar dibakar hidup-hidup tetap saja dia melawan,” kata Yusril.

Ia menyayangkan upaya membongkar kasus Century belum sampai ke akar-akarnya, tapi Panitia Pengawas Century segera akan dibubarkan. “Saya menyarankan, kalau Panitia Pengawas Century ini akan berakhir mereka menyampaikan rekomendasinya pada rapat paripurna DPR untuk menyatakan suatu pendapat,” kata Yusril.

Diskusi tersebut sempat dibubarkan oleh Rektor UKI karena dianggap tidak berijin. Namun, meski diusir, Yusril melanjutkan diskusi dengan mahasiswa di kantin kampus.

Redaktur: Johar Arif

Reporter: Muhammad Fakhruddin

Senin, 05 Desember 2011 16:49 WIB

REPUBLIKA.CO.ID,

(nahimunkar.com)